Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Kanjeng Muhammad Gusti Saibathin menerima anugerah Duta Anak Peduli Sosial Komisi Nasional Perlindungan Anak. Anugerah tersebut diserahkan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait di Istana Kepaksian Skala Brak Lamban Kuning Bandar Lampung, Minggu malam (21/5/2017).

Muhammad Gusti Saibathin atau yang akrab disapa Gusti Kanjeng adalah putra pertama Irjen Pol Ike Edwin, Staf Ahli Bidang Sosial Politik Kapolri. Di Lampung, sosok Ike Edwin juga dikenal sebagai Perdana Menteri Kerajaan Paksi Pak Skala Brak yang berada di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Kejutan Voucher Service Motor Untuk Awak Media di Astra Motor Cokroaminoto

Arist Merdeka Sirait mengatakan, jiwa sosial Gusti Kanjeng yang gemar berbagi terhadap sesamanya merupakan sumber inspirasi bagi anak Indonesia di tengah krisis keteladalan saat ini. Arist menilai, keseharian Gusti Kanjeng yang selalu mengedepankan kepentingan orang lain, cinta terhadap sesamanya adalah perbuatan yang layak diteladanai.

“Anugerah ini  tidak serta merta diberikan. Kami sebelumnya sudah mengamati dan mengumpulkan data tentang aktivitas Kanjeng. Banyaknya kegiatan sosial yang dilakukan Kanjeng.  Mulai kepedulian terhadap  anak yatim, anak kurang mampu, sampai penyapu jalanan pun diperhatikan oleh Kanjeng,” ujar Arist kepada awak media.

Baca Juga :  12,000 Pengunjung Hadir Selama Penyelenggaraan Ubud Food Festival 2018 Persembahan ABC

Menanggapi  penganugerahan dari Komas Perlindungan Anak tersebut, Irjen Ike Edwin mengaku terharu dan sangat bersyukur karena puteranya memiliki karakter kepedulian sosial yang tinggi.

“Saya juga bangga jika anak saya jago Kimia, atau Fisika. Tapi saya lebih bangga lagi karena anak saya memiliki karakter kepedulian yang kuat,” ujar Ike Edwin.

Ditemui terpisah usai menerima penghargaan, Gusti Kanjeng mengaku bersyukur mendapatkan penghargaan tersebut. Namun, menurut Kanjeng, yang terpenting baginya adalah ketika bisa berbagi dengan orang lain yang kurang mampu.

“Untuk bekal hidup dunia akhirat. Kata ayah, sebaik-baiknya hidup adalah ketika  bisa bermanfaat untuk orang banyak,” jawab Gusti Kanjeng. (znd/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :