Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Upaya Poksek Selemadeg dalam rangka antisipasi eforia pengumuman kelulusan siswa SMA sederajat, dengan melakukan tindakan kepolisian secara preentif. Salah satunya dengan mengumpulkan para siswa yang lulus dan diberi pengarahan untuk tidak melakukan eforia secara berkebihan, apalagi melanggar hukum.

“Apabila ada pelanggaran, maka akan ada tindakan tegas, dengan memberikan saksi hukum sesuai kualifikasi pelangggaran.
Ternyata, upaya yang kami lakukan itu membuahkan hasil positif. Dari keseluruhan anak-anak yang lulus di Selemadeg, tidak ada satu pun yang turun ke jalan. Melainkan pulang ke rumah masing-masing dengan tertib,” ujar Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada.

Baca Juga :  Tradisi Mekotek Tak Jadi Tampil di PKB, Ini Sebabnya

Menurutnya, kebiasaan jelek dengan konvoi motor ataupun corat-coret baju setelah pengumuman kelulusan itu tidak patut ditiru, apalagi dijadikan tradisi.

Di Selemadeg, ada dua sekolah yang pengumuman kelulusan SMA sederajat. Masing-masing SMAN 1 Selemadeg dengan jumlah siswa lulus 166 (100 persen), dan SMA PGRI Selemadeg dengan jumlah siswa 25 orang juga lulus 100 persen.(ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :