BALIPORTALNEWS.COM – Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi membusuk di saluran irigasi Subak Benana, Dusun Penebel Kelod, Desa/Kecamatan Penebel, Selasa (11/10/2016). Mayat tersebut awalnya tak dapat dikenali, karena selain kondisi membusuk juga tersisa tulang-belulang.

Beberapa saat kemudian ada warga yang datang dan mengakui mayat tersebut sebagai anggota keluarganya, yang hilang sejak lima hari sebelumnya. Warga dari Banjar Kedampal, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Nengah Armadi (45), mengatakan jika mayat yang ditemukan itu adalah anggota keluarganya, dengan identitas I Made Subadi (58) alias De Pandu, beralamat di Banjar Kedampal, Desa Mengesta, Penebel.

Ciri-ciri mayat tersebut dengan tinggi 170 cm, gigi ompong, kaki bengkak, dan menggunakan baju kaos merah abu-abu. Setelah dicocokkan dengan ciri-ciri tersebut, juga tentang laporan orang hilang pada lima hari sebelumnya, maka pihak keluarga meyakini bahwa mayat itu adalah I Made Subadi.

Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00. Saksi yang menemukan adalah I Made Suamba Astawa (44) beralamat di Banjar Jegu Pande, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, dan I Wayan Wiryajana (50), Pekaseh Benana dari Banjar Jegu Pande. Ketika itu, mereka sedang mengontrol saluran air subak. Begitu melihat sesosok mayat tersebut, mereka kemudian melapor ke Kadus Pitra, I Wayan Suarnaya.

Kapolsek Penebel AKP I Wayan Dastra setelah menerima laporan penemuan mayat, bersama anggotanya, juga dari BNPB Tabanan dan Danramil Penebel Kapten Inf. Eko Budi Bakti berikut Babinsa Desa Pitra, kemudian melakukan pengecekan ke TKP.

Sementara setelah proses identifikasi dari Tim Inafis Polres Tabanan Tabanan, lanjut evakuasi jenazah dari pihak keluarga, yang dibantu masyarakat. Jenazah Subadi kemudian dikuburkan di Kuburan Katolik di Banjar Piling Kawan, Desa Mangesta. (ita/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini