BALIPORTALNEWS.COMWakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyambut positif keinginan para pengusaha asal Azerbaijan untuk menjajaki  peluang bisnis  di Bali .  Demikian disampaikannya kepada rombongan yang dipimpin oleh Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie, MA, di Ruang Rapat Praja sabha , Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/10/2016). 

Sudikerta menjelaskan sejumlah peluang bisnisdiantaranya pengembangan beberapa program infrastruktur yang bertujuan untuk menyeimbangkan pembangunan antara Bali Utara dan Bali Selatan, seperti pembangunan jalan tol yang menghubungkan Bali Barat dengan Bali Timur, serta Bali Utara dan Selatan. Selain itu Pemprov juga tengah mengembangkan bandara internasional yang rencananya akan dibangun di kawasan kubutambahan.

"Jika anda ingin ikut berinvestasi di sana kami membuka peluang, karena itu sangat membantu ekonomi di wilayah itu dan Bali tentunya. Lebih jauh Ia juga memaparkan bahwa saat ini Pemprov juga tengah merancang stadion bertaraf internasional yang rencananya akan dibangun di kawasan Pecatu, Badung. Rencananya stadion itu juga akan dilengkapi dengan fasilitas pusat perbelanjaan dan juga hotel. "Untuk stadion merupakan peluang bisnis yang bagus, untuk tanah sudah dimiliki oleh Pemprov, tinggal bangun gedung saja. Fasilitas pendukungnya  juga merupakan peluang bisnis," bebernya.

Di sisi lain, Sudikerta juga menginginkan terjalin kerjasama di bidang ekonomi dan budaya antara Bali dan negara yang terletak di antara Eropa Timur dan Asia Barat. Ia ingin membidik Azerbaijan untuk mengekspor barang kerajinan dari Bali, selain itu ia juga ingin ada pertukaran kebudayaan antara kedua belah pihak. Sebagai penutup ia mengajak seluruh peserta untuk mengunjungi destinasi di Bali sekaligus membeli cenderamata untuk keluarga dan kolega di negara masing-masing.

Sementara itu Husnan Bey Fananie mengungkapkan jika misinya dan Kedubes Indonesia ingin memperknalkan Indonesia ke negara yang baru merdeka tahun 1991 itu. Ia menjelaskan jika Azerbaijan adalah negara kecil dengan penduduk sekitar 10 juta jiwa namun kaya akan minyak. "Separoh pasokan minyak kita berasal dari sana, dan minyak mereka terkenal akan kualitasnya yang tinggi," imbuhnya.

a juga menyatakan jika datangnya para investor ini bertujuan untuk meningkatkan ekspor Indonesia khususnya Bali kesana. "Bayangkan kita mengimpor banyak sekali minyak dari sana dengan jumlah pembelian yang banyak, maka untuk mengimbangi kita juga harus menaikkan elspor kita," bebernya.

Selain itu ia juga menyatakan jika rombongan ini juga ingin belajar mengelola pariwisata dari Bali. "Azerbaijan adalah negara dengan keindahan alam dan potensi wisata yang unik, untuk itu mereka ingin memajukan pariwisatanya dan mereka ingin berkaca dari Bali," pungkasnya.

Pada kesempatan itu terdapat sekitar 10 pengusaha dari Azerbaijan yang ikut dalam pertemuan itu dan mereka rata rata sangat tertarik berinvestasi di Bali terutama di bidang pariwasata dan kerajinan. (hms prov bali/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini