BALIPORTALNEWS.COM – Komisi VI DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke Pasar Sukawati, Gianyar, Jumat (2/9/2016).

Kunjungan DPR RI yang dipimpim langsung Ketua Komisi VI Dr. Ir. M. Farid  Al Fausi; Rieke Diah Pitaloka;  Gde Sumarjaya Linggih dan Nyoman Dhamantra, diterima Bupati Gianyar, AA. Gde Agung Bharata, didampingi Wabup Gianyar, Made Mahayastra.

Rombongan DPR RI memantau situasi lapangan, bangunan fisik  serta menampung aspirasi yang berkembang berkaitan dengan program revitalisasi pasar dengan tujuan sebagai bahan masukan bagi pemerintah untuk ditindak-lanjuti.

Sebelum menuju Sukawati, rombongan anggota DPR RI terlebih dahulu berkunjung ke Pasar Badung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar,  I Wayan Suamba, mengatakan, kunjungan  DPR RI ke Pasar Sukawati sebagai bahan rapat kerja dengan Kementerian Perdagangan terkait rencana revitalisasi pasar.

“Pemkab Gianyar mohon dukungan DPR RI untuk merealisasikan pembangunan yang membutuhkan alokasi dana cukup tinggi,” ujar Wayan Suamba.

Untuk itu, pihaknya pada Senin (5/9/2016) akan mengadakan pertemuan dengan pihak Kementerian untuk melaporkan secara tertulis proses perjalanan pasar Sukawati.

Ketua Komisi VI DPR RI,  Dr. Ir. M. Farid  Al Fausi mengatakan,  Komisi VI DPR RI mendukung keberadaan pasar seni dan tradisional di tengah-tengah masyarakat.

Untuk itu, perlu diberi perlindungan dan pembinaan yang berkelanjutan sehingga keberadaan pasar tradisional sebagai pusat perputaran perekonomian masyarakat akan tetap eksis dan terjaga  yang saat ini tengah menghadapi persaingan dengan pusat oleh-oleh yang modern.

Pihaknya akan memperjuangkan pengalokasian dana pada tahun anggaran 2017. (agy/bpn)

 

Ket Foto:
Bupati Gianyar, AA. Gde Agung Bharata, bersama sejumlah pejabat Gianyar mendampingi kunjungan  Komisi VI DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke Pasar Sukawati, Gianyar, Jumat (2/9/2016). (agy/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini