BALIPORTALNEWS.COM – Selamat Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2018. Rumah Karya Indonesia (RKI) sangat bersemangat menyambut hal ini, ditunjukkan dengan terciptanya Jong Batak’s Arts Festival (JBAF) #5. Dalam hal ini JBAF #5 mengusung tema “Tubuh Bhineka”, dengan konsep mengangkat kembali budaya-budaya lokal yang diperankan oleh muda-mudi, yang masih memberikan semangat untuk mempertahankan budaya yang selama ini telah terkikis.

Hari ini adalah hari penutupan dari JBAF #5, setelah dua hari berlalu dengan banyaknya kegiatan seni yang memberikan edukasi terhadap masyarakat yang menyaksikan. Pada hari ini, akan diawali dengan diskusi oleh para Kurator yaitu Anton Sitepu dan Matius Suarsono dan juga 9 Koreografer yang ikut serta dalam acara ini, yakni Dr. Nurwani, S.ST., M.Hum (Medan), Nadra Manalu, S.Pd., M.Sn (ISBI Aceh), Wan Harun Ismail (Pekanbaru), Tri Putra Mahardika (Jambi), Cyntia Alda Faja (Jambi), Perry Sagala (Samosir), Tari Selian (Medan), Lilis Samosir (Medan) dan Shinta Agustina (Medan). Dan juga ada persembaha pertunjukan dari Forum Anak Muara.

Kemudian dilanjutkan pertunjukan dari Yayasan Pendidikan HKBP Sidorame, dan dilanjutkan oleh Forum Anak Muara. Setelah Pesta Budaya dari Simalungun dan Karo yang sudah dipertunjukkan di hari pertama dan kedua, di hari ketiga ini sebagai hari penutup acara JBAF #5, pesta budaya dari Toba yaitu Gondang Naposo berlangsung dengan meriah.

“Gondang Naposo adalah sarana membina hubungan generasi muda dan pematangan jiwa kemandirian dan tidak jarang menjadi ajang penemuan jodoh”, ungkap Ojax Manalu (Direktur Festival Jong Batak Arts Festival #5). Ojax Manalu juga menambahkan, dengan ini pertunjukan Gondang Naposo membuktikan bahwa semangat muda-mudi dalam melestarikan budaya masih melekat erat, sebagaimana yang tercantum pada “Sumpah Pemuda” yang kita peringati pada hari ini.

Setelah pertunjukan terakhir dari Gondang Naposo sebagai penutup, dengan konsep Spirit Jong Batak’s dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme tanpa memandang ras, suku, adat dan agama dalam terima kasih serta mewujudkan nusantara sebagai negeri pertiwi yang adil, makmur dan berbudaya, maka berakhirlah Jong Batak’s Arts Festival #5 di tahun ini, dan juga sekaligus launching Jong Batak’s Arts Festival #6.(r/bpn)