BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Gencarnya pelaksanaan vaksinasi massal khususnya di wilayah Badung dan Kota Denpasar, dinilai telah berdampak positif bagi kelangsungan hidup di masyarakat.
Hal tersebut juga secara tidak langsung, telah mempengaruhi angka positif Covid-19 khususnya Badung dan Denpasar mengalami trend penurunan dan mulai membentuk ‘Health Immunity’ di masyakarat secara masif. Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan juga menjadi kunci penting, pembentukan health immunity sebagai salah satu faktor penunjang kesiapan Bali untuk kembali membuka pariwisatanya pada Juli 2021 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana, saat ditemui disela-sela kegiatannya di Makodim Badung, Kamis (3/6/2021) siang.
Dalam kesempatannya tersebut, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana mengatakan, peningkatan health immunity yang terjadi di masyarakat beberapa waktu belakang ini, dinilai sangat bagus sekali.
Menurutnya, hal ini juga tidak terlepas dari peran satgas Covid-19 khususnya di wilayah Badung dan Denpasar dalam upayanya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang terjadi begitu masif di masyarakat, serta juga peran masyarakat yang sangat antusias disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sehari-hari.
“Gencarny pelaksanaan vaksinasi di Bali ini sangat luar biasa, tadi kami dapat laporan di Kodam bahwa pelaksaannya seluruh Bali ini sudah hampir 40 persen. Ini katanya memang di wilayah Badung dan Denpasar, karena ini wilayah saya, para pekerja pariwisata sudah seluruhnya di vaksin. Sehingga ini secara tidak sadar telah membentuk health immunity, sehingga angka positif di Badung dan Denpasar ini mengalami banyak penurunan, sehingga diharapkan ini akan berlangsung terus menerus, sehingga Bali benar-benar siap, berkaitan dengan pembukaan pariwisata di bulan Juli nanti,” ungkap Dandim Badung.
Dandim I Made Alit Yudana juga mengatakan, untuk memastikan kesiapan tersebut, juga atas perintah dari Bapak Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, mulai tanggal 17 Juni 2021 sampai dengan bulan Juli mendatang, pihaknya juga akan bersinergi dengan pihak-pihak lain, untuk menyukseskan program serbuan vaksinasi massal.
“Ini keterlibatan TNI/Polri sampai ke desa-desa, untuk mensosialisasikan segera serbuan vaksinasi massal ini, dan mengajak semua masyarakat yang belum di vaksin untuk segera di vaksin. Nanti juga kita koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dapat berjalan sukses ke depannya,” tutupnya. (aar/bpn)













