Komisi II DPRD Karangasem Dorong Dishub Beralih ke LPJU LED
Komisi II DPRD Karangasem Dorong Dishub Beralih ke LPJU LED. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Komisi II DPRD Karangasem mendorong Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem untuk meningkatkan efisiensi anggaran melalui peralihan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dari jenis merkuri ke lampu LED yang lebih hemat energi.

Langkah tersebut dinilai efektif menekan beban pembayaran listrik bulanan yang sebelumnya mencapai ratusan juta rupiah. Selain lebih efisien, lampu LED juga memiliki usia pakai lebih panjang dibandingkan lampu konvensional.

Ketua Komisi II DPRD Karangasem, Made Tarsi Ardipa, mengatakan penggunaan LPJU LED perlu terus didorong sebagai bagian dari pengelolaan anggaran yang lebih bijak.

“Kami mendorong Dishub untuk beralih ke LPJU LED karena lebih hemat energi, sehingga penggunaan anggaran bisa lebih efisien,” ujarnya usai rapat kerja, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga :  Lahan SD Bersertifikat Desa Adat, Pansus Aset Pertanyakan Kinerja BPN

Selain aspek efisiensi, Komisi II juga meminta Dishub Karangasem menyusun perencanaan yang matang terkait penataan LPJU, baik untuk lampu penerangan jalan maupun LPJU hias. Perencanaan yang jelas dinilai penting agar DPRD lebih mudah memperjuangkan alokasi anggaran.

“Kami ingin penataan dan perencanaannya benar-benar bagus agar Kota Karangasem terlihat lebih cantik. Apalagi ada Program Karangasem Akhir Pekan (KAP) yang membuat kota mulai hidup pada malam hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Tjokorda Surya Darma, mengaku sependapat dengan masukan Komisi II DPRD Karangasem terkait efisiensi dan penataan LPJU.

“Memang penggunaan LPJU LED jauh lebih menghemat listrik. Sebelumnya kami membayar listrik hingga sekitar Rp600 juta per bulan. Setelah beralih sekitar seribu titik LPJU LED, pembayaran listrik turun menjadi sekitar Rp400 juta per bulan,” ungkap Surya Darma.

Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Karangasem memiliki 4.860 titik LPJU. Dari jumlah tersebut, 1.267 titik telah menggunakan lampu LED, sementara sisanya masih memakai lampu konvensional jenis merkuri.

“Ke depan memang akan kami alihkan seluruhnya ke LED. Apalagi suku cadang lampu merkuri sudah tidak diproduksi lagi. Penggantian dilakukan secara bertahap, setiap ada lampu merkuri yang mati langsung diganti dengan LED,” jelasnya.

Baca Juga :  Lahan SD Bersertifikat Desa Adat, Pansus Aset Pertanyakan Kinerja BPN

Surya Darma juga mengakui bahwa jumlah LPJU yang ada saat ini masih belum ideal. Idealnya, Kabupaten Karangasem membutuhkan sekitar 2.400 titik LPJU. Meski demikian, pada tahun 2026, Dishub Karangasem tetap menganggarkan pengadaan sekitar 200 titik LPJU baru serta puluhan LPJU hias sebagai upaya memperindah Kota Amlapura.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News