
BALIPORATLNEWS.COM, BULELENG – Dua orang pemotor terlibat kecelakaan lalulintas adu Jangkrik di Jalan Singaraja-Seririt tepatnya di Kilometer 3 sebelah barat PLTGU Pemaron, Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Kejadian yang berlangsung pada Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 15.30 WITA ini mengakibatkan tiga orang harus dilarikan ke rumah sakit.
Kasatlantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin membenarkan terkait adanya peristiwa kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.00 WITA dan langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP.
Kejadian berawal dari sepeda motor Yamaha Lexi dengan nopol DK4781 UAQ dikendarai Made Adi Satyawan asal Desa Tukadmungga dengan membonceng Made Agus Widya Adnyana asal Kelurahan Banyuasri. Mereka datang beriringan dengan sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya dari arah barat menuju ke arah timur. Saat mendekati tempat kejadian sepeda motor Yamaha Lexi mendahului mobil didepannya dengan mengambil haluan kekanan.
Apes disaat bersamaan justru dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Vario nopol DK 2632 EA yang dikendarai Dewa Komang Merta asal Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Alhasil kecelakaan lalulintas tidak bisa dihindarkan dan mengakibatkan jatuh tiga korban.
“Kendaraan yang terlibat lakalantas ada dua sepeda motor. Dugaan awal Yamaha Lexi mencoba mendahului sebuah mobil dari arah barat dengan mengambil haluan ke kanan. Tapi saat bersamaan ada sepeda motor Honda Vario dan terjadilah lakalantas,” jelas dia.
Akibat peristiwa itu tiga orang termasuk yang dibonceng harus dilarikan ke rumah sakit. Dimana pengendara sepeda motor Yamaha Lexi Made Adi Satyawan mengalami luka lecet di kedua kaki, lecet di kedua tangan, robek pada jari manis tangan kiri. Lalu yang dibonceng yakni Made Agus Widya Adnyana mengalami luka lecet pada kaki kiri dan benjol pada bagian pelipis.
Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Vario nopol DK 2632 EA yakni Dewa Komang Merta mengalami luka lecet pada kedua kaki, lecet kedua tangan, patah pada tangan kanan dan terasa pusing.
“Ketiga korban dalam kondisi sadarkan diri dan masih menjalani perawatan di RS Paramasidhi Singaraja. Kami sudah lakukan olah TKP dan kasus ini masih dalam penanganan,” tandas AKP Bachtiar.(dar/bpn)












