“402 Rumah Sakit Angker Korea” Gelar Gala Premiere, Horor Adaptasi Gonjiam Siap Teror Bioskop Indonesia
“402 Rumah Sakit Angker Korea” Gelar Gala Premiere, Horor Adaptasi Gonjiam Siap Teror Bioskop Indonesia. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Setelah mencuri perhatian di panggung internasional, film horor terbaru produksi MD Pictures bersama Umbara Brothers Films, 402 Rumah Sakit Angker Korea, akhirnya diperkenalkan kepada penonton Tanah Air melalui gala premiere yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Film garapan sutradara Anggy Umbara ini sebelumnya sukses menggelar world premiere di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026, Korea Selatan, pada 3 Juli 2026. Kehadirannya semakin menarik perhatian karena menjadi remake resmi dari film horor populer Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum.

Mengadaptasi salah satu film horor Asia yang dikenal dengan atmosfer mencekam bukan menjadi pekerjaan mudah. Namun, 402 Rumah Sakit Angker Korea mencoba menghadirkan pengalaman berbeda dengan membawa sentuhan lokal Indonesia tanpa meninggalkan nuansa teror dari versi aslinya.

Salah satu elemen yang menjadi pembeda adalah hadirnya unsur budaya Indonesia melalui ritual permainan jelangkung yang dipadukan dengan konsep eksplorasi rumah sakit angker. Perpaduan tersebut menghadirkan ketegangan baru bagi penonton.

Respons positif pun muncul usai penayangan gala premiere. Sejumlah penonton menilai film ini berhasil mempertahankan atmosfer mencekam yang menjadi kekuatan utama Gonjiam: Haunted Asylum, namun tetap memiliki identitas tersendiri.

“Gila emang! Sebagai fans berat film Gonjiam, ternyata Indonesia berhasil bikin remake yang benar-benar enggak kalah seram. Sekalinya penelusuran mulai, nahan napas sampai filmnya habis!” ungkap salah satu penonton yang hadir dalam gala premiere.

Apresiasi terhadap film ini juga datang langsung dari sutradara film aslinya, Jung Bum-Shik. Saat penayangan perdana di BIFAN 2026, kreator di balik Gonjiam: Haunted Asylum tersebut turut menyaksikan langsung adaptasi versi Indonesia.

Jung Bum-Shik memberikan respons positif terhadap cara sineas Indonesia menginterpretasikan kembali cerita horor tersebut.

“Adaptasi yang sangat teliti. Saya sangat menikmatinya!” ujar Jung Bum-Shik.

Sementara itu, sutradara Anggy Umbara mengaku bangga bisa membawa film tersebut tampil terlebih dahulu di festival internasional sebelum akhirnya hadir untuk penonton Indonesia.

Sebagai penggemar film originalnya, Anggy menyebut proses adaptasi dilakukan dengan penuh perhatian agar tetap menjaga atmosfer horor sekaligus menghadirkan pengalaman baru.

“Kami bangga banget bisa dapat kesempatan world premiere di BIFAN, Korea, dan sekarang kami persembahkan film ini untuk penonton Indonesia. Saya bisa bilang, kalau ini adalah film horror paling seram yang pernah saya buat,” tegas Anggy.

Dengan pendekatan visual, atmosfer, serta unsur budaya lokal yang dimasukkan ke dalam cerita, 402 Rumah Sakit Angker Korea diharapkan mampu memberikan pengalaman horor berbeda bagi pencinta film Tanah Air.

Film 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Penjualan tiket lebih awal atau advanced ticket sales juga telah dibuka melalui sejumlah platform pemesanan tiket bioskop. (*/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News