BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bali Fashion Trend 2024 telah mencuri perhatian industri fashion dengan menghadirkan karya-karya desainer berbakat dari dalam dan luar negeri. Di balik kemeriahan acara ini, Paramatex, penyedia kain berkualitas tinggi asal Bali, turut memberikan dukungan penting yang memperkuat ekosistem fashion Indonesia.
Chris Rianto, Founder & CEO Paramatex, menekankan pentingnya kolaborasi mereka dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) untuk mendukung desainer lokal bersaing di pasar global.
“Bali Fashion Trend 2024 menjadi wadah kreatif yang luar biasa, di mana desainer dapat mengeksplorasi ide-ide baru dan mengembangkan inovasi mereka. Kami berkomitmen menyediakan bahan kain terbaik untuk mendukung karya yang berkualitas,” ujar Chris.
Sebagai bagian dari kontribusinya, Paramatex menyediakan kaos cotton combed 30s berwarna Wineberry untuk panitia, yang dirancang untuk kenyamanan maksimal selama acara outdoor. Selain itu, Paramatex menampilkan beragam koleksi kain unggulan seperti Woven Ultra Satin White, Sahara Voile, Sorona Twill, dan Nylon Spandex Matte, yang digunakan oleh desainer ternama seperti Angeliqa Wu, HaluanBali, 496 One Hundred Percent Store, dan Asti Kaleta.
Sebuah Platform untuk Kolaborasi
Bali Fashion Trend 2024 bukan hanya sekadar ajang untuk memamerkan koleksi busana, tetapi juga tempat berkumpulnya desainer, pengusaha, dan pelaku industri fashion untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman. Dengan lebih dari 60 desainer dari Indonesia dan mancanegara, acara ini memperlihatkan potensi luar biasa industri fashion Indonesia di tingkat internasional.
Acara ini juga menyelenggarakan fashion show, open booth, dan talkshow yang diisi oleh para profesional di bidang fashion, memberikan wawasan baru kepada para desainer tentang tren terbaru dan cara berinovasi di tengah persaingan global. Dwico, Ketua Pelaksana Bali Fashion Trend 2024, menyatakan, “Acara ini tidak hanya tentang menampilkan karya, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang di industri fashion. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Paramatex, kami optimis industri fashion Indonesia akan terus tumbuh.”

Kolaborasi dan Inovasi
Sebagai salah satu sponsor utama, Paramatex memastikan kehadirannya tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi desainer untuk mengeksplorasi potensi mereka lebih jauh. Ali Charisma, Event Director Indonesian Fashion Chamber, menyatakan bahwa Bali Fashion Trend 2024 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena melibatkan lebih banyak desainer dan pelaku industri fashion, baik lokal maupun internasional.
“Kolaborasi antara desainer, pengusaha, dan penyedia bahan seperti Paramatex merupakan fondasi penting dalam membangun industri fashion yang lebih kuat dan berdaya saing global,” tambah Ali.
Dengan lebih dari 60 desainer yang terlibat, Bali Fashion Trend 2024 telah menjadi ajang inovasi yang tidak hanya menyoroti karya lokal, tetapi juga membuka peluang bagi desainer Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka di panggung internasional.
Dukungan untuk Masa Depan
Neli Gunawan, Chairwoman IFC, menambahkan, “Tahun ini kami melihat antusiasme luar biasa dari desainer dan pengusaha fashion. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Paramatex, memberikan energi baru untuk mendorong industri fashion Indonesia semakin maju.”
Paramatex terus berkomitmen mendukung pengembangan industri fashion di Indonesia melalui penyediaan kain berkualitas tinggi dan inovasi berkelanjutan. Chris Rianto menutup dengan ajakan, “Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa karya anak bangsa layak mendapat tempat di panggung global. Kami di Paramatex siap mendukung langkah tersebut.”
Tentang Paramatex
Paramatex adalah penyedia kain berkualitas tinggi yang berbasis di Bali, dengan fokus pada keberlanjutan dan inovasi dalam industri fashion. Kami mendukung desainer dan pengusaha lokal untuk bersaing di pasar global melalui kolaborasi dan inovasi. (bpn)













