Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar terus mendorong pemanfaatan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta aktif. Program ini diharapkan dapat membantu pekerja memiliki rumah layak dengan skema pembiayaan yang lebih mudah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, menjelaskan MLT memberikan berbagai fasilitas pembiayaan, mulai dari bantuan uang muka pembelian rumah, renovasi rumah, hingga dukungan pembiayaan bagi pengembang perumahan.

Dalam program tersebut, peserta dapat memperoleh bantuan uang muka untuk pembelian rumah dengan harga maksimal Rp500 juta, fasilitas renovasi rumah hingga Rp200 juta, serta dukungan pembiayaan pembangunan perumahan.

Baca Juga :  Menko Muhaimin Cek Layanan BPJS Ketenagakerjaan di Bali, Pastikan Manfaat Dirasakan Pekerja

Meski menawarkan berbagai kemudahan, pemanfaatan program ini masih relatif rendah. Hingga 10 Juli 2026, jumlah pengajuan yang terealisasi baru mencapai sembilan pengajuan atau sekitar 31 persen dari target 29 pengajuan.

Dari sisi nilai pembiayaan, realisasi juga baru mencapai sekitar Rp4,1 miliar, atau sekitar 10 persen dari target tahunan sebesar Rp40 miliar.

Adventus mengakui rendahnya pemanfaatan MLT masih menjadi tantangan bagi BPJS Ketenagakerjaan sehingga pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat pekerja.

“Ini bagian tantangan dari kami juga bagaimana mensukseskan ini kepada masyarakat pekerja,” tutup Adventus, saat ditemui di Denpasar, Rabu (22/7/2026).

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai salah satu solusi untuk memiliki rumah layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News