Gus Par Turun Tangan Bongkar Kedisiplinan Tenaga Medis di Dua Puskesmas
Gus Par Turun Tangan Bongkar Kedisiplinan Tenaga Medis di Dua Puskesmas. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau yang akrab disapa Gus Par, kembali menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan disiplin aparatur pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Pada Selasa (14/10/2025), Bupati Gus Par turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Seraya dan Puskesmas Perasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pelayanan yang kurang optimal di sejumlah fasilitas kesehatan.

Benar saja, saat tiba di lokasi, Bupati mendapati masih ada tenaga medis yang belum hadir sesuai jam kerja. Temuan tersebut langsung memicu teguran keras dari orang nomor satu di Karangasem itu. Bahkan, Gus Par segera menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem untuk menindaklanjuti pembinaan terhadap tenaga medis yang lalai dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Bupati Gus Par Tekankan Lima Pedoman ASN Saat Perpanjangan Kontrak PPPK Karangasem

“Saya meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh dan pengawasan rutin di setiap Puskesmas. Jangan sampai masyarakat datang, tapi petugasnya belum siap melayani. Ini bentuk ketidakdisiplinan yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Gus Par di hadapan para tenaga medis.

Ia menegaskan bahwa tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan pelayanan publik, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat. Bupati menilai, kedisiplinan dan etika pelayanan adalah hal mutlak yang harus dijaga oleh setiap tenaga medis.

“Kalau malas bekerja, rugi digaji. Dokter dan tenaga kesehatan digaji untuk melayani masyarakat, bukan untuk mengabaikan mereka,” tandasnya.

Baca Juga :  Puluhan Pelari Kodya Ramaikan Road to Culture Run 2026 di Sanur

Melalui sidak tersebut, Bupati Gus Par berharap para tenaga medis dapat lebih sadar akan tanggung jawab profesinya. Pemerintah Kabupaten Karangasem, kata dia, akan terus memperkuat pengawasan dan pembinaan kedisiplinan ASN serta tenaga kontrak agar pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, semakin berkualitas dan berintegritas.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News