BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Road to Bank BPD Bali Culture Run 2026 seri kedelapan yang digelar di kawasan Sudamala Resort Sanur, Denpasar, Minggu (28/6/2026) pagi. Sebanyak 80 anggota Komunitas Pelari Kodya turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi pemanasan terakhir menjelang pelaksanaan Bank BPD Bali Culture Run 2026 pada 26 Juli 2026 mendatang.
Selain menjadi ajang olahraga bersama, Road to Culture Run 2026 juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat.
Ketua Pelari Kodya, Ida Bagus Made Purwanasara, SSTP., M.Si., mengatakan sekitar 80 anggota komunitasnya ikut meramaikan kegiatan tersebut. Saat ini Pelari Kodya memiliki sekitar 150 anggota yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Denpasar dan masyarakat umum.
“Hari ini kurang lebih 80 orang dari Komunitas Pelari Kodya ikut berpartisipasi. Anggota kami saat ini sekitar 150 orang yang terdiri dari ASN Kota Denpasar dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pelari Kodya terbentuk dari kebersamaan para pecinta lari yang kerap bertemu di berbagai lintasan, seperti Sanur, Lapangan Renon, dan Kesiman Kertalangu. Dari pertemuan-pertemuan tersebut muncul gagasan membentuk sebuah komunitas agar para pelari dapat saling mendukung dan berbagi informasi.
“Awalnya kami sering bertemu di lintasan maupun saat mengikuti race. Karena sudah saling mengenal, akhirnya muncul ide untuk membentuk satu komunitas agar tidak berlari sendiri-sendiri dan bisa saling berbagi informasi,” katanya.
Komunitas yang belum genap berusia satu tahun itu juga aktif mendukung berbagai kegiatan Pemerintah Kota Denpasar. Selain rutin berlari, Pelari Kodya turut mempromosikan destinasi wisata melalui aktivitas olahraga di kawasan Sanur, Subak, hingga berbagai jogging track di Kota Denpasar.
“Harapan kami adalah mengajak masyarakat membudayakan hidup sehat melalui olahraga serta ikut mempromosikan Kota Denpasar sebagai kota yang nyaman untuk beraktivitas dan berwisata,” ungkap Gus Purwanasara, yang juga menjabat sebagai Camat Denpasar Selatan.
Road to Culture Run seri pamungkas kali ini mendapat dukungan dari Sudamala Resort Sanur. Resort Manager Sudamala Resort Sanur, Made Sudiana, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan tersebut karena sejalan dengan komitmen resort yang mengusung konsep seni, budaya, dan keberlanjutan.
“Di Sudamala Resort Sanur kami mengusung konsep art and culture yang kuat, sekaligus menerapkan prinsip sustainability. Karena itu kami sangat mendukung kegiatan seperti Road to Culture Run yang mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat sekaligus memberikan dampak positif bagi pariwisata Bali,” ujarnya.
Menurut Sudiana, keterlibatan Sudamala Resort juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan destinasi dan layanan yang dimiliki jaringan Sudamala Resort kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan seperti ini kami juga ingin memperkenalkan Sudamala Resort kepada masyarakat Bali dan wisatawan, sekaligus mendukung berkembangnya sport tourism di Pulau Dewata. Ke depan kami juga berharap dapat membentuk komunitas lari di lingkungan Sudamala Resort,” tambahnya.

Sementara itu, Race Director Bank BPD Bali Culture Run 2026, Triadi Resta, mengatakan Road to Culture Run seri kedelapan merupakan rangkaian penutup sebelum pelaksanaan event utama yang akan digelar pada Minggu (26/7/2026), di Peninsula Island, Kawasan The Nusa Dua.
Menurutnya, tujuh seri Road to Culture Run sebelumnya telah digelar di sejumlah daerah di Bali dan Jakarta untuk membangun antusiasme masyarakat terhadap ajang tersebut.
“Kategori 5K sudah sold out, sementara kategori 10K masih menyisakan sekitar 200 slot. Pendaftaran akan ditutup pada 5 Juli mendatang,” jelas Triadi.
Melalui partisipasi berbagai komunitas, termasuk Pelari Kodya, serta dukungan dunia usaha seperti Sudamala Resort Sanur, Road to Bank BPD Bali Culture Run 2026 diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pariwisata dan olahraga di Bali.(tis/bpn)













