Sidak
Sidak RSUD Karangasem, Komisi IV DPRD Apresiasi dan Saran Perbaikan Layanan Pasien. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Komisi IV DPRD Karangasem melakukan sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem pada Senin (20/5/2024) untuk meninjau langsung pelayanan kepada pasien. Kunjungan ini menghasilkan beberapa poin apresiasi dan saran perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan RSUD Karangasem.

Komisi IV DPRD Karangasem memandang ada perubahan yang cukup signifikan dalam hal pelayanan kepada pasien yang datang berobat ke RSUD Karangasem dalam dua tahun terakhir ini, baik itu pasien umum maupun pasien peserta BPJS Kesehatan salah satunya pasien yang datang langsung mendapat penanganan tanpa bertanya dulu soal BPJS.

Baca Juga :  Hujan Deras, Puluhan Rumah di BTN Sengkidu Terendam Banjir

“Disamping menyerap aspirasi, kita turun untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar berjalan dengan baik di RSUD Karangasem, mengingat Karangasem juga sudah UHC agar tidak ada lagi keluhan mengenai BPJS saat berobat,” ujar Ketua Komisi IV, I Nyoman Rena bersama sejumlah anggota seperti I Nyoman Mardana Wimbawa, Ni Kadek Weisya Kusmiadewi dan yang lainnya.

Untuk memastikan layanan, anggota Komisi IV langsung bertanya kepada pasein di UGD RSUD Karangasem serta kepada para pasien rawat inap di ruang Gedung Wijaya Kusuma. Secara umum pasien mengaku cukup puas dengan pelayanan dan perawatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

Baca Juga :  Bupati Cup 2024 Dimulai, 21 Klub Voli Terbaik Gumi Lahar Bersaing Memperebutkan Posisi Puncak

Selain itu, dewan juga sempat melihat-lihat kondisi antrean serta kondisi ruang rawat inap di Gedung Wijaya Kusuma. Untuk antrian poliklinik, Rena dan kawan-kawan meminta pihak RSUD agar menambah fasilitas seperti tempat duduk hingga kipas angin agar mereka yang sedang antre merasa nyaman.

“Untuk ruang rawat inap saya lihat kondisnya bersih, toiletnya juga bersih berbeda dari dua tahun lalu waktu saya sidak, saat itu kondisi toiletnya kotor,” terang Rena.

Sementara itu, dewan juga mengaku akan membahas terkait pengadaan alat CT-Scan untuk RSUD Karangasem. Mengingat sejauh ini RSUD Karangasem belum memiliki alat tersebut sehingga membuat pasien harus dirujuk ke RS lain untuk bisa mendapatkan pelayanan CT-Scan.

“Untuk pengadaan RSUD belum bisa karena dibutuhkan anggaran yang besar, nanti kita akan coba bahas agar bisa dianggarkan melalui APBD karena CT-Scan cukup penting agar pasien tidak lagi dirujuk untuk pemeriksaan tersebut,” tandas Rena.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News