ADIR
Penutupan ADIR 2024: Kolaborasi Kreatif Bali dan Desainer Prancis. Sumber Foto : gr/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – CushCush Gallery (CCG) dan CushCush Bali dengan bangga mengumumkan acara penutupan ‘Artist Designer In Residence (ADIR) 2024’. Acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia serta Institut Francais di Indonesia, dan diadakan pada Jumat (24/5/2024) di CushCush Gallery, Denpasar.

ADIR tahun ini dimeriahkan oleh pameran foto dan pemutaran film pendek yang mendokumentasikan perjalanan para desainer di Bali. Duo desainer asal Prancis, Clemence Plumelet dan Geoffrey Pascal dari Studio Marcel Poulain, menjadi sorotan utama dalam acara ini. Acara ini juga dihadiri oleh Jindee Chua, Co-Founder CushCush Gallery, serta sejumlah seniman, komunitas kreatif, dan pengrajin dari Bali.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Buka Pentas Kreasi dan Seni Budaya SDN 17 Dauh Puri

Jindee Chua menyatakan bahwa acara ini merupakan penutupan residensi program ‘Artist Designer In Residence’ yang melibatkan desainer dari Prancis.

“Ini sudah tahun ketiga kami menyelenggarakan residensi ini, dan sambutannya sangat baik. Program ini terbuka untuk banyak pendaftar,” ujar Jindee Chua.

Lebih lanjut, Jindee Chua menjelaskan bahwa pameran kali ini menampilkan foto-foto yang menggambarkan perjalanan duo desainer selama seminggu di Bali. Mereka diajak mengunjungi desa-desa untuk melihat budaya dan kerajinan Bali yang khas.

“Kami berharap program ini terus berjalan dan kami bisa terus menggabungkan desain Prancis dengan kebudayaan Bali. Kolaborasi ini sangat menarik,” tambah Jindee Chua.

Baca Juga :  Parade Budaya Seniman Bali Pukau Delegasi World Water Forum ke-10 Lewat Bali Street Carnival

Program ADIR bertujuan untuk menghadirkan interpretasi segar dan kontemporer dari kebudayaan serta kerajinan Bali yang unik melalui desain Prancis yang terkenal akan orisinalitasnya.

Selepas itu, dalam sesi ‘Meet the Designer’, Studio Marcel Poulain juga mempresentasikan hasil eksperimen mereka selama di Bali dengan komunitas kreatif dan para pengunjung.

Karya yang dipresentasikan kali ini merupakan gambaran sebuah ide explorasi dari kedua designer saat di Bali. Selanjutnya, koleksi objek yang dikumpulkan akan dikembangkan kembali dan dipamerkan di berbagai acara desain di Prancis maupun Indonesia pada tahun 2025 nanti.(gr/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News