Siaran Radio Kasihku
Studio Siaran Radio Kasihku. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM Mengapa naskah siaran radio penting dalam penyiaran radio? karna naskah itu diibaratkan sebagai pedoman, pedoman yang harus dimiliki oleh seorang penyiar. Jadi sebelum melakukan siaran, biasanya penyiar membaca naskah untuk mengetahui hal apa saja yang akan dibicarakan dan dibicarakan pada saat siaran radio sedang berlangsung. Di dalam pembacaan naskah ini pula biasanya penyiar memikirkan sebuah ide untuk melakukan sebuah improvisasi sesuai dengan karakternya masing-masing.

Pada (27/11/2022) mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban melakukan kunjungan observasi ke Radio Kasihku. Radio Kasihku FM berada pada gelombang 106,9 FM dengan tagline “Jen Kayong Kemuten Bae”.

Pada pertemuan tersebut dihadiri oleh M. Salim selaku direktur dan Rosita Indah selaku penyiar di Radio Kasihku. Dalam kunjungan tersebut Salim dan Rosita memaparkan berbagai macam informasi, serta menjawab semua pertanyaan dari mahasiswa Ilmu Komunikasi mengenai radio termasuk salah satunya yakni mengenai naskah siaran radio.

Pengertian dari naskah radio atau “skrip” adalah materi siaran yang akan disampaikan penyiar atau penyiar ketika siaran radio berlangsung. Naskah (skrip) diperlukan agar siaran berjalan lancar, efektif, dan sesuai durasi yang ada.

Baca Juga :  Beda Masalah, Selesai di Tempat yang Sama

Ada 3 komponen penting dalam pembuatan naskah radio yaitu durasi, narasi, dan keterangan. Berikut adalah uraiannya :

  • Durasi berfungsi untuk mengetahui hal-hal yang akan disiarkan membutukan waktu berapa lama. Dengan mengetahui waktu yang tersedia hal ini dapat dimaksimalkan oleh penyiar, semuanya dapat diputuskan mulai dari pembukaan, segmen satu, segmen dua, penutupan agar tidak menambah waktu sehinga bisa memaksimalkan durasi siaran yang ada.
  • Narasi, narasi adalah inti pesan yang diucapkan penyiar. Adapun narasi ini kembali kepada setiap penyiar. Penyiar dapat melakukan improvisasi, bebas berkreasi agar siaran semakin menarik, namun tidak mengubah makna dari isi pesan yang ingin disampaikan.
  • Keterangan, yakni untuk siapa pesan yang disampaikan. Keterangan adalah sebagai pelengkap dari 2 komponen sebelumnya.
Baca Juga :  Beda Masalah, Selesai di Tempat yang Sama

Berdasarkan pemaparan Rosita Indah selaku penyiar pada saat diwawancarai, ada dua teknik siaran radio. Dua teknik tersebut yaitu Ad Libbing dan Script Reading. Ad Libbing merupakan siaran yang dilakukan penyiar tanpa membaca atau tanpa bantuan naskah sama sekali. Pada teknik Ad Libbing ini mengandalkan spontanitas, wawasan, dan kepiawaiannya penyiar dalam berbicara di depan mikrofon. Teknik yang kedua Script Reading yaitu penyiar berbicara dengan membaca naskah siaran (radio script) yang sudah disiapkan sendiri atau disiapkan oleh script writer.

Jika seorang penyiar pemula hendak melakukan siaran tapi tanpa sebuah naskah, bisa diibaratkan seperti masuk medan perang tanpa sebuah senjata. Karena peran sebuah naskah siaran sangat penting, dengan adanya naskah, si penyiar bisa mengetahui topik apa saja yang akan dibahasa dan topik yang akan dibahasa pun nantinya akan runtut sesuai naskah yang ada.

Baca Juga :  Beda Masalah, Selesai di Tempat yang Sama

“Ketika seorang penyiar melakukan siaran tanpa naskah, hal tersebut bisa saja dilakukan, namun tidak akan berlangsung lama, penyiar harus tetap menyusun poin-poin yang akan disampaikan. Resiko terbesarnya adalah ketika kita tidak menyusuh naskah siaran, topik yang akan dibahas menjadi berantakan, tidak testruktur, penyiar menjadi lupa, stagnan karna tidak ada pedoman yang dimiliki seorang penyiar, bisa jadi ada hal-hal inti yang malah terlewati sehingga pendengar pun menjadi bingung,” ujar Rosita.

Jadi naskah siaran sangat penting ketika akan melakukan siaran radio. Karena naskah atau script berfungsi sebagai pedoman dalam melakukan siaran sehingga inti dari pesan yang disampaikan dapat lebih terstruktur dan dapat diterima dengan baik oleh pendengar radio. (Latanzi Dzikrillah, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban Brebes)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News