polda bali
Polda Bali Gandeng APVA, Ciptakan Kamtibmas Kondusif Jelang KTT G20. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bertempat di Duta Orchied Garden, Jln. By Pass l Gusti Ngurah Rai No. 21X Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur, Sabtu, (29/10/22), berlangsung pertemuan antara Kepolisian Daerah (Polda) Bali dengan para pelaku jasa penukaran valuta asing yang ada di Bali, Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA), yang dipimpin langsung oleh AKBP Ida Bagus Putu Artha, S.H.,M.H., selaku Kasubdit II Ditintelkam Polda Bali.

Dalam giat tersebut, Polda Bali meminta APVA Bali dan para pelaku usaha Money Changer untuk dapat ikut serta merta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi G20 Indonesia, yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan November 2022 mendatang.

APVA Bali dan para pelaku usaha Money Changer, diimbau bilamana ada permasalahan-permasalahan yang muncul menyangkut kegiatan KTT G20 maupun delegasi peserta meeting G20. Yang tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan Pariwisata Bali sebagai destinasi Pariwisata lnternasional.

Himbauan tersebut agar di atensi oleh para pengusaha Valuta Asing sehingga setiap permasalahan yang dihadapi, bisa diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan efek yang lebih luas terutama bagi tamu Negara atau delegasi KKT G20.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Arya Wibawa Resmikan Gedung Baru LPD Desa Adat Panjer

“Hingga sampai saat ini, situasi keamanan di wilayah Bali khususnya Kabupaten Badung yang menjadi tempat acara dilaksanakan, masih aman dan kondusif, itu yang kita harapkan dan semoga akan terus seperti ini, aman nyaman dan kondusif,” harap AKBP Ida Bagus Putu Artha. SH.MH., Sabtu, (29/10/2022).

Bali yang aman dan kondusif dapat dapat dilihat dengan tidak adanya aksi protes dari kalangan masyarakat maupun pengusaha Money Changer yang beroperasi, begitu juga terhadap  rangkaian kegiatan KTT G20 yang sudah berjalan, dan oleh sebab itu, Polda Bali melalui direktorat intelijen keamanan, menghimbau dan mengajak masyarakat dan khususnya para pengusaha APVA Bali dan para pelaku usaha Money Changer, agar tetap dapat menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tercipta sitkamtibmas yang kondusif.

Baca Juga :  DPRD Tabanan Sepakati Tiga Ranperda Jadi Perda

“Kami tentu tidak bisa bekerja sendiri, dukungan dari masyarakat dan para pelaku Pariwisata agar ikut menjaga kamtibmas,agar Bali aman,” tambahnya.

Melalui kegiatan pertemuan ini, diharapkan APVA Bali dapat meningkatkan perannya sebagai pembina bagi para pelaku usaha Money Changer, agar dapat mengantisipasi dan mencegah adanya kegiatan Money Changer ilegal yang berpotensi menimbulkan situasi kurang kondusif yang dapat mencederai Pariwisata Bali, dan juga diharapkan pada saat puncak kegiatan KTT Presidensi G20 nanti.

Ditegaskan juga untuk para pelaku usaha Money Changer dan seluruh elemen masyarakat lainnya, agar dapat menahan diri dengan tidak membuat kegiatan di tempat-tempat yang sudah dijaga ketat oleh aparat keamanan, hal untuk menjaga citra aparat yang sudah maksimal dalam melakukan pengamanan.

Baca Juga :  Gubernur Tegaskan Komitmen Veteran Kawal Bhinneka Tunggal Ika

Hal ini agar nantinya tidak muncul image atau opini negatif terhadap petugas keamanan yang akan mengamankan seluruh kegiatan KTT Presidensi G20 Indonesia.

Karena hal ini akan menjadi suatu kebanggaan bagi bangsa indonesia khususnya masyarakat bali dan Indonesia di pilih sebagai tempat pertemuan Kepala Negara, dan pada saat acara puncak nanti, akan dilaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat, sementara kunjungan wisata akan ditutup kecuali untuk delegasi peserta meeting G20.

Dan sebagai bentuk komitmennya, APVA Bali dan para pelaku usaha money changer, telah mendeklarasikan diri mendukung Polda Bali untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif guna kelancaran pelaksanaan KTT Presidensi G20 Indonesia.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini