BBTF
The Nusa Dua Kembali Jadi Tuan Rumah BBTF 2022. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kawasan Pariwisata The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF), salah satu ajang pameran perjalanan dan wisata internasional paling terkemuka di Indonesia. BBTF yang tahun ini memasuki tahun penyelenggaraan ke-8 digelar Selasa–Jumat, 14–17 Juni 2022 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali, secara temu muka dan virtual.

BBTF 2022 diikuti oleh 183 sellers dari 13 provinsi diantaranya DKI Jakarta, Kalimantan Timur, NTT, NTB, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Bangka Belitung dan Bali, serta 270 buyers dari 30 negara diantaranya berasal dari Australia, India, Perancis, Filipina, United Kingdom, Emirates, Jerman, Nigeria, United State, China dan Asia yang hadir secara offline maupun online.

Vice President Corporate Secretary ITDC, I Made Agus Dwiatmika mengatakan, sebagai pengelola The Nusa Dua, pihaknya mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah kembali memilih The Nusa Dua sebagai tuan rumah event BBTF, tahun ini untuk yang ke-8 kalinya.

“Pemilihan ini menunjukkan kepercayaan pihak penyelenggara terhadap kawasan kami sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) yang sangat layak dari sisi fasilitas, infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) untuk menyelenggarakan event kombinasi antara meeting dan exhibition serupa BBTF,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelajaran dari Kisah IRT Tertipu Part Time Abal-abal hingga Uang Rp131 Juta Ludes

Sejak penyelenggaraan pertama 2014, BBTF selalu mengambil tempat di kawasan The Nusa Dua, yang saat ini memiliki 18 hotel atau setara dengan kurang lebih 4.800 kamar dan fasilitas MICE yang dapat menampung lebih dari 20.000 delegasi.

BICC, yang menjadi venue penyelenggaraan BBTF 2022, merupakan salah satu venue MICE terbesar dan terlengkap di Bali, yang menyediakan antara lain dua hall utama dengan kapasitas masing-masing 2.500 dan 1.500 peserta, area pameran seluas 2.700 m2, auditorium dengan kapasitas 500 kursi dan built-in stage, serta hampir 26 ruang rapat.

BICC juga terkoneksi dengan The Westin Resort Nusa Dua Bali yang menyediakan 433 kamar.  Adapun infrastruktur TIK di The Nusa Dua didukung tower jaringan seluler yang mampu meningkatkan koneksi untuk jaringan seluler baik 4G maupun 5G, serta jaringan fiber optic guna meningkatkan koneksi layanan internet, TV, telepon kepada para tenant dan pengunjung di The Nusa Dua.

Sedangkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE di kawasan salah satunya dibuktikan dengan telah tersertifikasinya seluruh tenant di dalam kawasan The Nusa Dua dengan sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Selain sebagai tuan rumah, ITDC sendiri juga kembali berpartipasi sebagai seller dalam BBTF tahun ini dengan mempromosikan produk dan jasa dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Xplorin sebagai unit usaha dari ITDC Group.

MGPA merupakan unit usaha ITDC yang memiliki bisnis utama sebagai promotor event balap kelas dunia MotoGP dan World Superbike (WSBK), serta mengelola dan mengoperasikan Pertamina Mandalika Street Circuit untuk penyelenggaraan balap dan event entertainment kelas dunia. Sementara Xplorin merupakan unit usaha ITDC yang fokus kepada bisnis manajemen perjalanan wisata dan ticketing system berbasis platform digital serta activation enabler. Dalam BBTF ini, MGPA mempromosikan berbagai event yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, sedangkan Xplorin sebagai master inventory ticketing di Pertamina Mandalika International Street Circuit mempromosikan kemitraan perjualan tiket dan manajemen perjalanan bagi berbagai korporasi. “Dengan keikutsertaan ITDC dalam BBTF ini, kami berharap produk serta aset yang kami miliki dapat lebih dikenal oleh pasar nasional maupun pasar internasional khususnya dalam pengembangan dan pemasaran paket-paket wisata,” tambah Agus Dwiatmika.

Baca Juga :  31.985 WP Badan Lapor SPT Tahunan Tepat Waktu dan Tumbuh 21,99 Persen

BBTF diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Bali sejak 2014, dan secara konsisten mendapatkan dukungan dari Kemenparekraf yang tahun ini mempresentasikan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yaitu Danau Toba, Mandalika, Borobudur, Likupang, dan Labuan Bajo.

“Kami selaku pengelola kawasan The Mandalika, yang merupakan satu dari 5 DPSP di Indonesia, berterima kasih kepada pemerintah atas dukungan yang tiada henti untuk pengembangan dan pemasaran kawasan kami, salah satunya dengan menampilkan destinasi Mandalika pada Indonesia’s leading trade show semacam BBTF ini. Semoga dalam ajang pertemuan sellers dan buyers ini, The Mandalika dapat semakin dikenal dan kunjungan wisatawan ke kawasan kami semakin meningkat sebagai upaya pemulihan pariwisata di Indonesia,“ tutup Agus Dwiatmika.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News