TNI AD
435 Siswa Secaba Rindam Udayana Resmi Jadi Bintara. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sebanyak 435 siswa Sekolah Calon Bintara (Secaba) yang berasal dari berbagai kalangan dan status sosial resmi menyandang status sebagai Bintara. Hal tersebut terungkap dari kegiatan Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Prajurit Karir (PK) TNI AD tahun anggaran 2021, bertempat di Lapangan Utama Resimen Induk Kodam (Rindam) IX/Udayana, Kediri, Tabanan, pada Jumat (11/2/2022).

Dalam amanatnya, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto, didampingi Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Togu Pamonangan mengatakan, pada tahap pendidikan dasar golongan Bintara ini, para prajurit siswa dididik, dilatih dan digembleng baik fisik maupun mental serta dibekali ilmu pengetahuan dan keterampilan ilmu dasar keprajuritan. Menurutnya, para siswa sudah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin, mengingat kunci utama dalam penyelesaian pendidikan adalah memiliki mental dan fisik yang tangguh.

Baca Juga :  Sukseskan KTT G20, Pemkot Denpasar Bersama TNI/Polri Gelar Aksi Bersih-Bersih di Kawasan Pura Candi Narmada

“Ya dari Kodam Udayana ini kita mendidik sebanyak 435 orang, yang dimana nantinya mereka akan dididik lagi sesuai dengan kecabangannya masing-masing. Pendidikan ini merupakan tahap awal untuk membentuk siswa menjadi prajurit yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga,” ungkap Jendral Bintang dua tersebut kepada Baliportalnews.com.

Sementara itu, dalam keterangannya Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Togu Pamonangan menambahkan, bahwa proses pendidikan yang dilakukan selama masa Pandemi Covid-19 ini telah disesuaikan dengan sedemikian rupa, dimana pelaksanaan pendidikan menyesuaikan dengan disiplin protokol kesehatan (Prokes). Pihaknya berharap, para siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Prajurit Karir (PK) TNI AD tahun anggaran 2021, Rindam IX/Udayana ini, dapat menjadi prajurit yang tanggap dan tangguh.

Baca Juga :  Dandim Jembrana Pantau Langsung Penjemputan Isoman Menuju Isoter

“Kesiapan fisik yang prima dan bugar merupakan salah satu faktor yang penting mengingat proses pendidikan pembentukan menjadi prajurit TNI AD sebagian besar dilaksanakan diluar kelas. Hanya calon-calon terbaik yang telah teruji dari segi kesehatan, jasmani, psikologi dan akademi sehingga dapat mengikuti pendidikan ini bersyukurlah atas keberhasilan ini dan tetap semangat untuk menjadi prajurit yang terbaik,” tegas Danrindam Udayana. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini