LPD Bermasalah
Tekan Jumlah LPD Bermasalah, Kejari Badung Gelar Penerangan Hukum. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung melaksanakan kegiatan Penerangan Hukum Terhadap LPLPD Dan Pengurus LPD se-Kabupaten Badung berkenaan tentang LPD dan Kaitannya dengan Tindak Pidana Korupsi. Selain merupakan tupoksi bidang Intelijen, tujuan utama dari kegiatan Penerangan Hukum ini adalah untuk memberikan Pengetahuan Hukum kepada para pengurus LPD se-Kabupaten Badung.

Acara yang berlangsung pada Jumat (3/12/2021) bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Badung, menjadi perhatian utama tim Intelijen Kejaksaan Negeri Badung, karena belakangan ini marak beredar informasi terkait banyaknya LPD yang bermasalah di Kabupaten Badung. Bahkan sebelumnya Kejari Badung sudah pernah menangani perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pengurus LPD di salah satu LPD yang berada di wilayah Badung.

Baca Juga :  Tekankan Kualitas Kerja dan Mutu, Dekan FT Unud Serahkan SK Koprodi

Dalam kesempatannya, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Badung, I Gede Bamaxs Wira menjelaskan, kegiatan Penerangan Hukum ini dilaksanakan dalam situasi Pandemi, sehingga undangan peserta masih sangat dibatasi, dan yang hadir sekitar 25 LPD, dimana jumlah keseluruhan LPD di Badung sebanyak 122 LPD, yang berlangsung selama 2 jam, dam kemudian diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

“Banyak pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta memperlihatkan para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penkum ini. Salah satu peserta menyampaikan bahwa dia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kejari Badung. Jik selama ini mereka bingung harus kemana untuk berkonsultasi tentang hukum, namun dengan adanya kegiatan ini merwka merasa tenang, karena Kejari Badung sangat terbuka dan mempersilahkan kita untuk berkonsultasi permasalahan hukum kapan saja. Ini sangat membantu mereka dan materi yang disampaikan juga sangat bermafaat untuk kita semua para pengurus LPD,” jelas Bamaxs.

Baca Juga :  Kadis PMD Badung Beri Pembekalan Umum Mahasiswa KKN Unud Periode XXIV 2022

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Badung, I Ketut Maha Agung menambahkan, bahwa dengan diadakannya kegiatan Penerangan Hukum kepada para pengurus LPD se- Kabupaten Badung ini, diharapkan para pengurus LPD di wilayah Badung bisa melakukan tugasnya secara professional dan tidak menggunakan uang LPD untuk kepentingan pribadi atau pengurusnya.

“Perlu diingat LPD itu dibuat untuk mensejahterakan masyarakat Desa Adat, bukan malah menyengsarakan masyarakat. Sesuai dengan petunjuknya, dimana kita akan mengedepankan proses pencegahan terlebih dahulu yaitu dengan cara memberikan pengetahuan sedini mungkin kepada masyarakat dengan cara Penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum seperti ini,” tegasnya.

Baca Juga :  TPID Badung Terapkan Strategi, Jaga Kestabilan Inflasi Jelang Nataru 2022

Dirinya juga berharap kedepan semoga tidak ada lagi kasus LPD yang masuk ke Kejari Badung, bahwa ia menginginkan para pengurus LPD di Kabupaten Badung bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, jangan sampai menyimpang dari itu. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here