MoU
Penandatangan MOU antara Universitas Udayana dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VIII A Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Universitas Udayana (Unud) menjadi tuan rumah rapat Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bali. Rapat yang dihadiri pimpinan dari perguruan tinggi negeri dan pimpinan perguruan tinggi swasta ini, digelar secara luring dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Rabu (23/9/2021).

Rektor Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU., menyampaikan pada pertemuan ini, dibahas terkait Anggaran Dasar organisasi. Hal ini sangat penting bagi forum yang sangat strategis. Melalui forum ini, Rektor berharap Unud dengan perguruan tinggi lain, bisa melakukan program kerja, yang bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab sebagai pimpinan perguruan tinggi, yakni ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana amanat Undang-Undang.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Nuwek Bagia Pulakerti di Pura Desa Pelaga

“Unud siap bekerja sama dengan seluruh perguruan tinggi di Bali, karena tujuan kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, mendidik anak-anak mahasiswa sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, Sehingga mendapatkan program-program yang memang relevan untuk itu,” pungkasnya.

Dengan ini diharapkan SDM Bali bisa dibuat unggul, memiliki kepribadian dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Unud dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VIII A Bali. Unud dipercaya sebagai universitas pembina seluruh universitas di Bali, tentu melalui MoU ini diharapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi bisa dilakukan bersama.

Baca Juga :  18 IKM Denpasar Ikuti Pameran IKM Bali Bangkit

Nantinya juga akan dilakukan pengabdian-pengabdian secara kolaboratif, sehingga lebih berdampak untuk masyarakat. Dengan dilakukan bersama-sama tentu semua bisa dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., menyampaikan kalau pertemuan ini sangat strategis. Yang mana menurutnya, Unud sudah menempatkan posisinya yang luar biasa, yakni adaptif, reformis dan selalu bergerak ke depan untuk berkolaborasi. Suatu kemajuan kualitas berkaitan dengan kolaborasi.

Pihaknya mengajak Unud dan perguruan tinggi lain untuk menjaga kebersamaan.  Antar perguruan tinggi boleh bersanding, boleh juga bersaing secara positif untuk meningkatkan kualitas, dan untuk mengejar mutu.

Baca Juga :  Tutup Rakernas 2021, CEO LP3I: Jangan Stop Sampai di Sini, Harus Tetap Dijaga Api Semangatnya

“Dalam berkolaborasi nanti, agar selalu bersinergi dengan perguruan tinggi lain, sehingga nantinya akan ada take and give. Yang mana, antara perguruan tinggi negeri dan swasta ini akan bisa saling mengisi, apabila ada celah kekurangan, bisa ditutupi oleh yang memiliki keunggulan dan berharap selalu ada sinergitas, sehingga nantinya akan bisa saling mengisi,” tutup Prof. Dasi Astawa.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here