Subak
Upacara Mebiyukukung, Ungkapan Syukur Kepada Tuhan dalam Manifestasinya sebagai Dewi Kemakmuran. Sumber Foto : ana/bpn

Adapun sarana yang digunakan dalam upacara mebiyukukung adalah banten rarapan dan banten penguakan yang di dalamnya berisi berbagai jenis tipat, seperti tipat nasi, tipat kukur, tipat kelanan dampulan, tipat utu, tipat balang, tipat kukur, tipat galeng, tipat sirikan, tipat sari, tipat keladi ubi, tipat yuyu, tipat udang, tipat genep, tipat canden, tipat paguan, dan berhiaskan sampian latih guak, selanjutnya sarana upakara ini dipersembahkan di ulun carik (hulu sawah).

Menurut keterangan salah seorang petani di Subak Babahan Desa Tamanbali Bangli, I Wayan Tagel Sudira mengatakan upacara ini dilaksanakan di saat tanaman padi sedang hamil atau mulai berbuah.

Baca Juga :  Jaga Tradisi dan Budaya, De Gadjah Ngayah Mageret Pandan di Tenganan 

“Upacara ini memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas kesuburan tanaman padi para petani sehingga nantinya padi tersebut bisa dipanen dengan baik dan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” jelasnya.(ana/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News