Isoter
Koramil Denbar Gencarkan Tracing dan Testing, Enam Warga Terbukti Reaktif Langsung di Isoter. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Komando Distrik Militer (Kodim) 1611/Badung, kembali menggalakan pelaksanaan 3T (Tracing, Testing, Treatment) khususnya di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Pada Rabu (18/8/2021) pagi, Satgas Gabungan Covid-19 yang dipimpin langsung oleh Danramil 1611-07/Denbar melakukan upaya tracing dan testing, dengan melakukan tes Swab Antigen secara acak di Desa Tegal Harum, Pemecutan Kelod, Kota Denpasar.

Dalam pengujian sampel yang digelar, dilakukan tracing kepada 41 orang di Desa Tegal Harum, dengan riwayat kontak erat sebanyak 8 orang dan dilakukan tes Swab sehingga ditemukan sebanyak 6 orang reaktif, sehingga langsung dilakukan tindakan Isoter terhadap warga yang terbukti reaktif guna penanganan selanjutnya.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Pilpres, De Gadjah : Sudah Kehendak Rakyat

Dalam kesempatannya, atas seizin dari Dandim 1611/Badung, Kolonel Infantri I Made Alit Yudana, Danramil 1611-07/Denbar, Mayor Infantri Ida Bagus Swatama menuturkan, Tim Tracer Desa Tegal Harum terus melakukan upaya tracing dan tes Swab terhadap warga yang pernah memiliki riwayat kontak erat dengan warga yang positif Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir muncul kasus baru khususnya untuk wilayah Denpasar Barat.

“Sesuai dengan arahan Dandim Badung, kami terus akan menggalakan pelaksanaan 3T di masyarakat. Yang diawali tracing, kita sasar pada warga yang pernah kontak erat, lalu kita adakan testing, dengan tes Swab terhadap warga tersebut, dan jika kita temukan positif, kita langsung melakukan treatment menuju tempat Isoter terdekat,” ungkap Danramil.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mekendang dan Tari Topeng Keras Desa Padangsambian Kelod

Selanjutnya, Dandim 1611/Badung, Kolonel Infantri I Made Alit Yudana menambahkan, pihaknya juga akan memantau langsung pergerakan satgas Covid-19 di wilayahnya, dalam menggencarkan pelaksanaan 3T di masyarkat yang bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di masing-masing desa yang ada di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. (aar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News