
“Terlebih dalam masa pandemi saat ini, komitmen Pemkot Denpasar untuk terus melakukan langkah dan inovasi dalam peningkatan pemasaran produk IKM/UKM Denpasar,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini menurut Sri Utara diisi dengan sesi penjelasan dari teknis masuk toko ritel dari APRINDO, penjelasan tentang Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) oleh Dinas Kesehatan Denpasar. Diharapkan produk IKM/UKM mampu terus bersaing di pasar ritel nasional hingga internasional.
Sementara Ketua DPD APRINDO Bali, A.A Ngurah Agung Agra Putra menyampaikan modern ritel harus memenuhi perundang-undangan yang berlaku untuk melindungi konsumen kita yang tentunya dengan standar yang tinggi, sehingga pelaku usaha harus memenuhi dari beberapa sisi diantaranya kualitas produk, kemasan, kuantitas, kontinyuitas, hingga perijinannya, yang bisa dipertimbangkan dijual di modern ritel.
“Dalam pertemuan ini prosedur dan proses untuk syarat masuk ke modern ritel akan kita bahas bersama dan semoga acara ini dapat memberi manfaat bagi pelaku IKM/UKM kita, tidak hanya masuk dalam toko modern di Bali namun juga dapat menembus pasar Nasional dan Internasional,” ujarnya.
Kegiatan sosiasliasai dihadiri puluhan IKM/UKM Denpasar dan juga dihadiri Wakil Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.(bpn)












