Bali Bangkit
Menko Marvest RI, Luhut Binsar Panjaitan bersama Gubernur Bali, Wakil Gubernur Bali dan Walikota Denpasar saat mengunjungi pameran di Art Center. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) RI Luhut Binsar Panjaitan datang menemui Bali untuk meninjau perkembangan ekonomi dan pariwisata pulau dewata di tengah situasi pandemi Covid-19.

Salah satu kunjungan Menko Marvest Luhut Panjaitan, dengan mobil Alphard RI 17 tiba Pukul 16.37 WITA di Taman Budaya, Art Centre, Denpasar. Ia hadir untuk memberi motivasi pemerintah dan masyarakat Bali sebelum pariwisata dibuka. Ia pun langsung meninjau stand pameran dan membeli beberapa helai kamen tenun khas Bali.

Baca Juga :  Di Tes Urine, 600 ASN di Lingkungan Setda Kota Denpasar Bersih Narkoba

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wagub Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama Bupati/Walikota, para Dubes, beserta pejabat di lingkungan Pemprov Bali dan undangan lainnya, pun menyambut baik kehadiran Menko Marvest Luhut Panjaitan.

Di dalam sambutannya Gubernur Koster menekankan tentang pembenahan di sektor pariwisata sesuai dengan visi pembangunan daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

“Kehadiran Bapak Ibu semua adalah komitmen cinta Bali, yang memberi harapan baru bangkitnya pariwisata dan perekomian Bali,” ungkapnya, Jumat (26/3/2021).

Gubernur Koster dihadapan Menko Marvest Luhut Panjaitan turut memaparkan atas indikator makro perekonomian Bali tahun 2019; 1) Sebagai destinasi wisata terbaik dunia, pertumbuhan ekonomi Bali 5.63% di atas pertumbuhan ekonomi nasional, 2) Pada tahun 2019 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali mencapai angka 6.275.210 orang, meningkat 3.37% dari tahun 2018, dengan proposisi wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 39.1% dari jumlah nasional, sedangkan jumlah wisatawan domestik ke Bali mencapai 10,5 juta orang meningkat dari tahun 2018. Selanjutnya, 3) Penerimaan devisa pariwisata Bali mencapai US$ 5,59% Milyar sekitar 28,8% dari penerimaan devisa nasional mencapai US$ 19,35 Milyar, 4) Kontribusi usaha pariwisata terhadap perekonomian Bali mencapai 54%.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini