Bendesa Adat
Plh. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Tanjung Benoa di Pura Desa Tanjung Benoa, Sabtu (20/2/2021). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Plh. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Tanjung Benoa. Pengukuhan yang digelar di Pura Desa Tanjung Benoa, Sabtu (20/2/2021) dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan serta dihadiri oleh Ketua MDA Kabupaten Badung AA Putu Sutarja, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta bersama unsur Muspika,  Bendesa Adat se-Kuta Selatan, serta undangan lainnya.

Terpilih selaku Bendesa Adat, Made Wijaya yang juga anggota DPRD Kabupaten Badung dimana untuk ketiga kalinya menjabat sebagai Bendesa Adat Tanjung Benoa.

Baca Juga :  IKN dan INA Tandatangani Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Investasi Global di Ibu Kota Nusantara

Plh Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa menyampaikan selamat kepada Bendesa dan Prajuru Desa Adat Tanjung Benoa yang dikukuhkan ini. Kedepan, pihaknya berharap, agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena Bendesa Adat, merupakan ujung tombak, mitra kerja dari Pemerintah Kabupaten Badung sehingga diharapkan terus menjaga sinergitas antara desa adat dengan pemerintah, baik itu desa dinas, kelurahan, kecamatan maupun pemerintah Kabupaten Badung. Ini penting karena pihaknya tidak mau ada dikotomi pemerintahan dari desa dinas dan desa adat.

“Karena bagaimanapun juga muara dari tata kelola pemerintahan kita adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat kita. Jangan ada dikotomi ada Pemerintahan Dinas dan pemerintahan Desa Adat. Ini yang saya harapkan kedepan,” ucapnya.

Baca Juga :  Siaga Penuh Kawal WWF Ke–10, PLN Terjunkan Srikandi PLN

Lebih-lebih kata dia saat ini, semua sedang menghadapi wabah Covid-19. Karena seperti disadari bersama kalau virus ini masih ada di Badung, maupun di Bali, tentu ini akan menjadi hambatan yang besar. Karena di Badung sebagai daerah tujuan wisata, yang notabene sangat berharap dari sektor pariwisata. Sedangkan kalau wabah ini masih ada, tentu keamanan dan kenyamanan tidak akan terjadi di wilayah Kabupaten Badung.

Untuk itulah pihaknya mengajak dan menghimbau kepada prajuru adat yang baru ini agar bersama sama untuk menjadi contoh dalam menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News