Espressoul Coffee
Espressoul Coffee. Sumber Foto : tis/bpn

“Pernah awalnya bingung milih-milih konsep dan mencari lokasi untuk membuka coffee shop, selagi menunggu waktu yang tepat dan kebetulan adik ipar juga ada café di daerah Petitenget (Munch Bakery), saya sempat beberapa kali bantu-bantu ikut membuat kopi untuk pelanggan disana,” tambah Gus Yoga.

Sebelumnya, beberapa bulan sebelum membuka Espressoul Coffee, Gus Yoga juga menambahkan bahwa dirinya untuk memperdalam ilmunya tentang kopi, ia sempat kursus kilat Barista selama 5 kali pertemuan.

“Itung-itung nambah ilmu tentang kopi dari ahlinya,” ujarnya sambil tesenyum.

Untuk target pelanggaan di Espressoul Coffee sendiri, Gus Yoga mengatakan coffee shop ini bisa masuk untuk semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pegawai atau pebisnis. “Mengingat lokasi Espressoul Coffee dekat dengan perkantoran, kampus dan sekolah, jadi coffee shop ini bisa jadi meeting point mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Tanly Hospitality Gelar Media Luncheon untuk Rayakan Pembangunan Kompleks Restoran di Bali

Bagi pecinta kopi, jangan ragu mampir ke Espressoul Coffee. Selain kopi, terdapat banyak menu pilihan seperti makanan ringan, makanan berat, beraman minuman dan cake sebagai pendamping ngopi kalian. Untuk harganya mulai dari Rp20.000. Sedangkan untuk cake di Espressoul Coffee, spesial dibuat oleh Munch Bakery Café.

Espressoul Coffee
Espressoul Coffee. Sumber Foto : Istimewa

Gus Yoga juga tidak lupa memberikan pesan-pesan kepada kaum milenial Bali di masa pandemi Covid-19 ini agar selalu menggali potensi-potensi diri sendiri. “Jangan takut untuk membuka bisnis, cari tau passion kalian. Jika sudah ketemu, pasti kalian akan menjalani bisnis itu tanpa mengeluh,” tutupnya.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News