
Terkait dengan anggaran BST ini Giri Prasta menyatakan telah menyiapkan anggaran bantuan sosial tunai sebesar Rp29 miliar yang diambil dari pos dana tidak terduga Pemkab Badung.
“Ada sekitar Rp29 miliar dana yang kita siapkan dalam penyaluran dana bantuan sosial tunai ini, yang disalurkan melalui rekening Bank BPD Bali dengan sistem jemput bola. Sehingga tidak akan ada kerumunan masyarakat di bank. Apabila kondisi ini berlanjut maka penyaluran bantuan ini pun kami pastikan akan berlanjut pula,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Badung Ketut Sudarsana melaporkan bantuan sosial tunai ini digulirkan Dinas Sosial selama pelaksanaan PPKM di Kabupaten Badung, dimana daftar penerima manfaat bantuan merupakan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan secara bersama oleh Kelian Dinas, Kaling, Perbekel dan Lurah di masing-masing wilayah.
Ditambahkan untuk penyerahan BST di Wantilan Objek Wisata Sangeh ini diserahkan kepada 100 KK perwakilan penerima manfaat yang berasal dari Desa Selat sebanyak 40 KK, Desa Sangeh 40 KK, Desa Blahkiuh 15 KK dan Desa Bongkasa 5 KK.
Penyerahan BST ini juga dihadiri oleh Kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Badung serta masyarakat penerima bantuan.(humas-bdg/bpn)












