Hibah Pariwisata
Menparekraf. Sandiaga Salahudin Uno saat kunker di Poltekpar Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARPasca pandemi Covid–19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, memberikan dampak yang cukup signifikan bagi sektor perekonomian Nasional.

Dampak tersebut juga sangat dirasakan bagi sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, khususnya Bali, yang hampir secara keseluruhan kehidupan perekonomian masyarakatnya masih sangat tergantung dari sektor Pariwisata.

Upaya Pemerintah Pusat, untuk membantu sektor Pariwisata Bali pasca pandemi Covid–19 ini juga telah dilakukan. Dengan melaksanakan kebijakan pemberian Dana Hibah Pariwisata sebesar Rp1,1 Triliun bagi Hotel dan Restoran yang terdampak Covid–19 di Bali. Dirasa juga telah memberikan dampak positif bagi industri Pariwisata Bali, untuk dapat tetap bertahan dalam upaya memutar roda perekonomiannya kembali.

Baca Juga :  Kota Denpasar dan Kabupaten Badung Wajib Laksanakan Instruksi Mendagri Nomor 01/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan

Seperti yang telah tim Baliportalnews.com beritakan sebelumnya, terkait rencana pemerintah pusat untuk kembali melanjutkan kebijakan Pemberian Dana Hibah Pariwisata Bali di 2021, yang saat itu diungkapkan oleh (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Badung, Cokorda Raka Dermawan, SH., M.Si., saat memberikan pidatonya pada acara Gathering Kepariwisataan di Intercontinental Bali Resort, Kuta Selatan, Badung, Kamis (3/12/2020) lalu.

Dirinya mengatakan “Dan informasi penting yang perlu saya sampaikan juga, program ini sedang dikaji oleh Kementerian Pariwisata untuk bisa dilanjutkan di Tahun 2021. Mari kita berdoa bersama untuk ini.”

Dapat disimpulkan bahwa, saat itu pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah melakukan kajian mengenai keberlanjutan Pemberian Dana Hibah pada 2021 mendatang.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here