BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, dalam upaya melaksanakan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), melakukan tes urine kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Senin (28/10/2019).

Tercatat 173 pegawai dari 220 ASN di lingkup Disdikpora Kota Denpasar, mulai dari kepala dinas, sekretaris, kasubag, kabid, kasi hingga staf serta kepala SMP negeri dan swasta serta guru menjalani pemeriksaan urine.

Satu per satu dari mereka diambil sampel air seni untuk dilakukan tes urine. Air seni tersebut langsung diuji melalui alat yang telah disediakan dengan menggunakan enam parameter terdiri dari kokain, metamfetamina, amphetamina, THC (ganja), BZO, dan morfin.

“Kami sangat konsisten untuk turut mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat termasuk di lingkungan pegawai Disdikpora Kota Denpasar,” ujar Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan.

Ia berharap dengan dilakukannya tes urine di lingkungan pegawai Disdikpora Kota Denpasar dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diharapkan. Dengan adanya tes urine ini, diharapkan kepada ASN akan selalu waspada tentang penyalahgunaan narkoba dan menjauhinya.

Baca Juga :  Masuki Masa Pensiun, Sekda Rai Iswara Berpamitan

Ia mengatakan, bagi ASN yang telah dites urine dan positif menggunakan narkoba, maka akan ada sanksi yang menanti mereka. Seperti terkena sanksi undang-undang kepegawaian dan pidana umum. Syukur, dari hasil pemeriksaan terhadap 173 ASN yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif untuk penggunaan narkoba dan sejenisnya.

Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Hagyono, SH., MH., didampingi Kasi P2M (Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat) BNNK Denpasar, Putu Soni Kurniawan mengatakan, screening test ini dilakukan setiap tahun kepada seluruh organisasi perangkat daerah di Kota Denpasar. Dan kebetulan, pelaksanaan tes urine di Disdikpora bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Menurut Hagyono ini adalah momen yang tepat. Staf Disdikpora Kota Denpasar yang rata-rata masih usia muda, harus bisa menghindari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan menjalani gaya hidup sehat dan melakukan berbagai upaya pencegahan dengan kegiatan-kegiatan positif.

‘’Jjangan sampai pemuda terjebak dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Karenanya setiap tahun kami melakukan pengetesan ini,’’ kata Hagyono.

Menurutnya, pengetesan urine dilakukan tanpa memberitahu ASN. Hal ini dikarenakan ingin melihat kondisi apa adanya para ASN, serta untuk menghindari adanya rekayasa dan ASN yang menghindar.

Baca Juga :  Hadapi Covid-19, Kanwil DJP Bali Ajak Masyarakat Manfaatkan Insentif Pajak

Putu Soni Kurniawan menambahkan, dari hasil pemeriksaan urine ini, tidak ditemukan ASN yang menyalahgunakan narkoba. Untuk pegawai Disdikpora Kota Denpasar yang berhalangan hadir akan diarahkan ke kantor BNN Kota Denpasar untuk melaksanakan tes urine susulan. (tis/bpn)