BALIPORTALNEWS.COM – Pemkab Tabanan melalui Bapelitbang Tabanan, menyelenggarakan sosialisasi Program Pamsimas III. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Jumat (12/5/2017).

Sosialisasi tersebut dihadiri Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Pemkab Tabanan.

Sementara Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wirna Ariwangsa, yang juga ketua pokja sanitasi dan air minum, mengatakan, untuk mendukung program 100-0-100 pemerintah pusat meluncurkan program Pamsimas.

“Pamsimas III merupakan pelaksanaan dua agenda nasional, meliputi peningkatan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi layak dan berkelanjutan. Yaitu air bersih untuk rakyat dan sanitasi total berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satpol PP Denpasar Tipiringkan Pelanggar Perda

Program tersebut juga menjadi strategi program pembangunan air minum dan sanitasi pedesaan berbasis masyarakat. “Dengan demikian, berbagai program pembangunan air minum dan sanitasi dengan berbagai sumber pendanaan yang ada dapat menggunakan pendekatan atau skema program pamsimas,” ujarnya.

Program Pamsimas pada 2014-2017 di Kabupaten Tabanan mencapai 30 desa. Diharapkan mampu meningkatkan target capaian air minum dan sanitasi masyarakat, sehingga dapat mencapai dan mendukung pencapaian akses universal nasional. Pihaknya berharap, seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.

Baca Juga :  Kodim Jembrana Raih Prestasi Terbaik Pelayanan KB Sejuta Akseptor Provinsi Bali

Sementara Wiratmaja yang juga sekretaris pokja sanitasi dan air minum, menyebut program Pamsimas III pada 2016-2017 Kabupaten Tabanan mengikuti program ini, bersama-sama dengan empat kabupaten lainnya di Bali. Kini seleksi dan verifikasi proposal dan rencana kerja masyarakat (RKM) pada 2016, dan pelaksanaan fisik pada 2017.

“Jumlah desa penerima program ada 10 desa di lima kecamatan. Jumlah dana Rp 3.720.141.250, terdiri dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dari APBN, dana APBD Kabupaten Tabanan, APBDDes, In cash dan in kind masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelimpahan Tahap II Kasus Pencurian Sapi di Jelijih Tegeh

Sosialisasi Program Pamsimas III tahun 2017 dilaksanakan untuk penjaringan desa sasaran untuk program Pamsimas 2018. Sesuai dengan arahan dan target pusat, diharapkan tahapan penyusunan RKM adalah pada Oktober 2017. “Kabupaten Tabanan diharapkan sudah melakukan sosialisasi pada Mei 2017,” imbuhnya.

Sosialisasi kali ini mendatangkan narasumber dari Koordinator Provinsi Program Pamsimas, Effendi, dan Koordinator Pamsimas Tabanan, Apliana Herlin. Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :