BALIPORTALNEWS.COM – Drs. Wayan Supartha, M.Pd., mengaku kagum dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMP Wisata Sanur.

Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar ini mengatakan, UN di sekolah ini benar-benar berlangsung berintegritas. Semua aturan yang tertuang dalam prosedur operasional standar (POS) UN dilaksanakan secara ketat.

Suasana sekolah yang asri, bersih dan sejuk sangat mendukung pelaksanaan UN berintegritas. Makanya, Supartha mengatakan SMP Wisata Sanur sangat berkontribusi besar memajukan dan pemerataan pendidikan di Kota Denpasar. “Keunggulan SMP Wisata Sanur patut dicontoh sekolah lain jika ingin berprestasi,” sebutnya

Menurut Kasek Gusi Made Raka, UN di SMP Wisata Sanur diikuti 420 peserta dengan 21 ruangan dengan kehadiran 100 persen. UN melibatkan 44 pengawas dari sub rayon 9 yakni dari guru SMP Cipta Dharma dan SMPN 9 Denpasar.

Baca Juga :  Ketertarikan Korea Selatan Terhadap Proyek Kereta Api di Bali

Kasek Gusi Made Raka yang pernah mendapat penghargaan the best favorit school of the year dari 3UNO ini mengatakan, tahun ini belum mampu menerapkan UN berbasis komputer. Tahun depan, dia bertekad SMP Wisata Sanur bisa menjalan UN berbasis komputer. Dia selalu menekankan jalani UN secara berintgeritas mengutamakan kejujuran, baru prestasi.

SMP Wisata Sanur di Jl. Danau Buyan, Sanur ini dikenal kuat di pramuka dan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.  Selain itu, SMP Wisata Sanur juga meraih juara III lomba sekolah sehat tingkat Bali.

Tim pramuka regu putra SMP Wisata Sanur yang dikenal dengan nama regu Garuda, pada Agustus ini akan dipersiapkan mengikuti Lomba Tingkat V di tingkat nasional. ‘’Prestasi itu yang kami capai lagi,’’ ujar Gusi Made Raka yang kini fokus menyimbangkan prestasi akademis dan non akademis anak didiknya.

Baca Juga :  Solid Gold Berjangka Bali Gandeng Bursa Berjangka Jakarta Kenalkan Peluang Perdagangan Berjangka Komoditi

SMP Wisata Sanur semakin bergiat dalam pembenahan sarana prasarana sekolah dan perwajahan sekolah. Sekolah swasta dibawah Yayasan Pembangunan Sanur terus men-suport guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan melanjutkan ke S-2.

Kasek Gusi Made Raka menambahkan, tahun ajaran ini SMP Wisata Sanur menerima 10 kelas siswa baru. Sejumlah orang tua siswa telah menitipkan anaknya di sekolah ini karena takut tak kebagian kelas.

Yang menarik, biaya pendidikan di SMP Wisata Sanur sangat terjangkau dan dikenal pro-rakyat. Bahkan siswa kurang mampu mendapatkan kemudahan dan keringanan khusus. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :