Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri karya tawur agung di Pura Dalem, Desa Adat Sedang, Kecamatan Abiansemal, Jumat (5/5/2017) lalu. Karya tawur agung ini merupakan rangkaian Karya ngenteg linggih, mepadudusan, medasar tawur agung menawa ratna, mapedanan, mepeselang medasar tawur agung di Pura Dalem Sedang yang puncaknya pada buda kliwon pahang, purnama desta, Rabu 10 Maret mendatang.

Guna mendukung jalannya karya, Bupati menyerahkan dana upakara sebesar Rp. 500 juta. Selain itu Bupati juga menandatangani prasasti.

Bupati Giri Prasta menyampaikan Pemkab Badung mengapresiasi dan sangat mendukung karya ngenteg linggih yang dilaksanakan krama desa adat Sedang. Hal ini sangat sejalan dengan lima skala prioritas pembangunan badung salah satunya pelestarian dan pengembangan seni, adat, agama dan budaya.

Bupati menyadari kebanyakan waktu masyarakat badung habis untuk melaksanakan adat. Untuk itu pemkab badung melalui dinas kebudayaan akan selalu mendukung pengembangan seni budaya di masyarakat. Mulai dari mendukung pembangun pura khayangan tiga di 122 desa adat di badung maupun pemberdayaan sekaa-sekaa seni.

Baca Juga :  Satellite Events Persembahan Ubud Writers & Readers Festival 2018

“Ini sebagai bukti pemerintah selaku mendukung masyarakat dalam menjalankan swadharmaning agama,” katanya.

Bupati juga mengharapkan, melalui karya dan pujawali ini dapat terwujudnya rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat serta terbangunnya rasa sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka.

Menurut Ketua Umum karya I Wayan Abera, terlaksananya karya ini serangkaian telah rampungnya pembangunan pura dalem Sedang. Sementara untuk rangkaian karya telah dimulai sejak Nopember 2016 lalu. Karya ini digarap oleh krama desa adat Sedang yang terbagi menjadi 6 banjar adat, 5 banjar dinas, dengan jumlah penduduk 4.115 jiwa. Untuk karya diperkirakan menghabiskan biaya sebesar 2,6 milyar.

Ditambahkan, pada karya tawur agung ini dipuput Ida Pedanda Gede Ngr. Putra Keniten Griya Kediri Sangeh, Ida Pedanda Gede Buruan Griya Asrama Darmasaba, Ida Pedanda Mas Dwija Putra Griya Baturiti Tabanan, Ida Pedanda Gede Giri Dwijaguna Griya Uma Ngenjung, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Santa Cita Griya Jadi Tabanan dan Jero Gede Sengguhu Temburu Wasa, Jeroan Lambing Sibangkaja.

Setelah tawur agung juga dilaksanakan upacara pedanan yang dipuput Ida Pedanda Gede Mas Pretama Griya Tegeh Abiansemal dan Ida Pedanda Gede Bukit Putra Griya Panti Buda Denpasar. Sementara pada puncak karya dilaksanakan upacara piodalan ngenteg linggih, mepeselang dan mepasaran. Dari puncak karya, Ida Bhatara nyejer selama 11 hari dan mesineb pada redite umanis merakih, 21 Mei 2017 nanti.
Karya tawur juga dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa, dan IB Made Sunarta, Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta, PHDI Badung, Penglingsir Puri Ubud serta tokoh masyarakat Desa Sedang. Diakhir acara, Bupati diberi kesempatan untuk membagikan kupon berhadiah yang diperebutkan masyarakat. Ini merupakan rangkaian dari upacara mapedanan. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :