Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Guna terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat mulai dari lapisan terbawah dan memudahkan pelayanan di berbagai bidang kepada masyarakat secara optimal, Pemerintah Kota Denpasar yang pada kesempatan ini melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar dan Kecamatan Denpasar Selatan (Densel) bersinergi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar, perusahaan swasta seperti RS Surya Husada dan The John Fawcett Foundation (JFF)  menggelar kegiatan Safari Kesehatan Smart City dan pelayanan publik yang menyasar semua lapisan masyarakat ke Banjar-Banjar, Jumat (28/4/2017) di Banjar Begawan, Kelurahan Pedungan.

Dimana Safari Kesehatan Smart City ini di tinjau dan di hadiri langsung Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, yang pada kesempatan ini di dampingi Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, dan Camat Denpasar Selatan A.A. Gede Risnawan.

Baca Juga :  AHM Pertahankan Predikat Perusahaan Terbaik Otomotif Roda Dua

Walikota Rai Mantra yang ditemui pada saat kegiatan mengatakan, program safari Kesehatan Smart City ini merupakan sebuah gabungan dari semua pelayanan public kepada masyarakat, dari safari kesehatan sampai dengan pelayanan public. Dimana program ini merupakan sebuah upaya dari Pemkot Denpasar untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan implementasi Smart Village menuju Smart City.

Dikarenakan Smart Village ini sudah melengkapi seluruh pelayanan kepada masyarakat di mana dengan menyasar dan mendatangi langsung masyarakat ke banjar-banjar, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah di dalam mendapatkan pelayanan seperti kesehatan, dengan pelayanan pengobatan, pemberian kaca mata gratis dan operasi mata katarak, pelayanan perijinan, pelayanan vaksin rabies pada hewan peliharaan, pelayanan kegiatan pasar murah, pelayanan penyuluhan kesehatan, pelayanan administrasi, dan pelayanan BPJS.

“Ini semua merupakan sebuah pelayanan Sewaka Dharma yang menyentuh masyarakat langsung ke Desa, dengan menyasar semula lapisan masyarakat”, ungkapnya.

Dimana untuk safari kesehatan merupakan kegiatan rutin pendektan kepada masyarakat, selain ada pemeriksaan secara komperensip, yang paling penting masyarakat diberikan sebuah pemahaman dan pengertian mengenai kesehatan.

Baca Juga :  Ziarah HUT Ke-56 Korem 163/Wirasatya di TMP Pancakatirta

Dimana penyakit-penyakit masyarakat itu kebanyakan seperti gula darah, kolesterol dan wanitanya seperti kanker serviks, selain pemerikasaan masyarakat juga harus di edukasi, dengan harapan tingkat hidup masyarakat Denpasar semakin meningkat setiap tahunya yang sekarang sudah mencapai 74 tahun dan diharapkan bisa terus meningkat serta masyarakat makin sadar akan kesehatannya.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, safari kesehatan berkelanjutan ini adalah untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bermuara pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dalam upaya mewujudkan Denpasar sebagai Kota Sehat serta mengetahui masalah kesehatan apa saja yang dialami oleh masyarakat Kota Denpasar. Dimana safari kali ini ada operasi katarak gratis dengan tahapan pertama pemerikasaan terhadap pasien penderita katarak, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan operasi dan kemudian besok akan dilaksanakan pengecekan hasil pasca operasi.

Baca Juga :  Walikota Rai Mantra Lepas Kontingen Siswa FLS2N Kota Denpasar

“Jika dihari ketiga pasca operasi hasil dari operasi terlihat lebih membaik maka pasien akan melaksanakan pemeriksaan rawat jalan,” ungkap Sri Armini.

Adapun jumlah pasien penderita katarak yang akan di operasi sudah terdaftar positif untuk di operasi sebanyak 9 orang yang merupakan hasil dari pelaksanaan safari kesehatan yang diadakan Pemkot Denpasar ke setiap banjar-banjar yang ada di Denpasar. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :