Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Masyarakat umat Hindu di Bali melaksanakan Upacara Pecaruan sebagai rangkaian perayaan hari raya Nyepi Tahun Caka 1939. Usai Upacara Pecaruan, dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh, Senin (27/3/2017).

Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, S.IK., M.Si mengatakan kegiatan pawai ogoh-ogoh secara serentak dimulai pukul 19.00 Wita diseluruh Bali. Dalam pengamanannya, dilakukan bersama-sama dengan unsur terkait, seperti Polri, TNI, Sat Pol PP dan Pecalang. Dari 7.079 ogoh-ogoh yang dipawaikan, pihaknya mengerahkan 7.154 personel Polri dibantu 781 personel TNI, 266 personel Sat Pol PP dan  18.344 pecalang yang ada di desa adat. “Total yang melaksanakan pengamanan sebanyak 26.545 personel,” ucapnya.

Baca Juga :  Menparekraf Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat saat Libur Nataru di Bali

Secara keseluruhan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berakhir pukul 23.37 Wita, berjalan dengan aman dan lancar. Hal itu tidak terlepas dari turutnya Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si, Pejabat Utama Polda Bali, Kapolresta Denpasar dan Kapolres se-Bali yang turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi Kamtibmas selama berlangsungnya pawai ogoh-ogoh. “Terima kasih untuk masyarakat Bali, sudah tertib melaksanakan pawai ogoh-ogoh,” ujar mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini.

AKBP Hengky Widjaja, S.IK., M.Si mengungkapkan selama berlangsungnya pawai ogoh-ogoh, ada dua kejadian menonjol yaitu kebakaran rumah di Jalan Veteran Denpasar, akibat dari kelalaian pemilik rumah mematikan kompor saat memasak dan kebakaran gudang bahan bangunan di Jalan Raya Pantai Seseh, Kabupaten Badung yang disebabkan korseleting listrik.

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Masjid Al Huda Abiantuwung

“Keduanya tidak ada keterkaitan dengan adanya pawai ogoh-ogoh,” tegas perwira menengah dengan dua melati di pundak ini. (binaw/humas-polda/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :