BALIPORTALNEWS.COM  – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, Senin (21/2/2017) lalu menerima kehadiran Wakil Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Bidang Pembangunan Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Pemerintah Jepang,Mr. Masafumi Mori, Ph.D. di Patrajasa Hotel, Tuban, Kecamatan Kuta. Hadir mendampingi Wabup Suiasa pada kesempatan tersebut perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, IB Surya Suamba, Sekcam Kuta, Ketut Gede Arta.

Kehadiran Masafumi Mori di Kabupaten Badung, adalah ingin mengetahui perkembangan pembangunan infastuktur di kawasan pariwisata dan pantai-pantai di Bali. Masafumi Mori mengatakan, pembangunan pariwisata dan infastruktur Kabupaten Badung sudah berkembang dengan pesat, baik struktur dan segi pelayanan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat yang berkunjung ke Badung Bali agar turut menjaga keindahan pulau yang dijuluki pulau seribu pura tersebut.

Sambil menikmati keindahan sunset di Pantai Patrajasa, Tuban, Wabup Suiasa menyampaikan, Kabupaten Badung menjadi tujuan wisata dunia dengan perkembangan pariwisatanya tentu memerlukan penanganan pembangunan infrastruktur yang baik secara fisik dan non fisik.

Baca Juga :  Jumpa Perdana Pengurus PMI Bali 2020-2025, Komit Respon Covid-19

Dengan ditetapkannya Pulau Bali sebagai salah satu pulau terindah dan ternyaman tahun 2016 akan membawa dampak positif bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Badung dan Bali di mata dunia.

“Untuk dapat mempertahankan predikat tersebut pemerintah Kabupaten Badung serta seluruh Kabupaten/kota se Bali terus memacu diri untuk tetap menjadikan kawasan pariwisatanya menjadi yang terbaik, dengan terus memperbaiki infrastrukturnya dan pelayanan terhadap wisatawan,” ujranya.

Wabup asal Desa Pecatu ini juga mengakui infrastruktur pembangunan di kawasan pariwisata Kuta dan Nusa Dua dibandingkan perkembangan pembangunan pariwisata di negara-negara yang sudah maju tentu sangat jauh dan banyak kekurangannya.

Dengan kehadiran pihak Pemerintah Jepang ini diharapkan dapat memberikan dorongan dan masukan dalam penanganan pembangunan infrastruktur yang baik dan elegant dalam perkembangan dunia belakangan ini.

“Melihat secara langsung perkembangan pembangunan sarana prasarana, akomodasi dan transpotasi di Kabupaten Badung serta tempat-tempat lainnya di Bali oleh pihak Pemerintah Jepang khususnya Kementerian Bidang Pembangunan Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata menjadi sangat penting, karena kerjasama pengembangan pembangunan infrastruktur pariwisata antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan Pemerintah Jepang, bisa dilakukan, ” kata Suiasa.

Baca Juga :  Bantuan Dana Stimulus UMKM di Bangli Bermasalah, Berujung Pengaduan ke Ombudsman Bali

Sementara Masafumi Mori kembali mengatakan, Kabupaten Badung yang banyak miliki kawasan wisata pantai berpasir putih dan  indah ini tentu memerlukan penanganan pembangunan infrastruktur secara baik.

“Pembangunan infrastruktur, penanganan sarana prasarana dan akomodasi Pariwisata di Kabupaten Badung sudah berjalan dengan baik, tinggal memberikan sentuhan – sentuhan perkembangan teknologi dengan mengikuti perkembangan dunia saat ini. Tentu disesuaikan dengan keadaan daerah dan lingkungan setempat agar pembangunan juga tidak merusak tatanan yang ada. Dengan penanganan yang serius dan cermat niscaya pembangunan infrastruktur di Badung akan menjadi nyata dan jelas yang dapat dinikamati oleh seluruh masyarakat dan wisatawan mancanegara,” ujarnya. (humasbdg/bpn)