BALIPORTALNEWS.COMPuskesmas II Denpasar Barat meraih prestasi terbaik tingkat nasional kategori perkotaan dan penghargaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Penghargaan ini diserahkan Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek kepada Kepala Puskesmas II Denbar dr. Lanawati, Senin (14/11/2016) di Jakarta.

Prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari komitmen Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota IGN Jaya Negara untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan terutama di Puskesmas. Mengingat puskesmas merupakan ujung tomba untuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kepala Pusksemas II Denbar dr. Lanawati ditemui usai menerima penghargaaan mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kualitas hidup masyarakat semakin meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat,  dr. Lanawati mengaku telah memberikan pelayanan sesuai dengan standar operasional prosedur. Disamping itu berbagai inovasi telah dilakukan sehingga mengantarkan puskesmas II Denbar meraih presasi tingkat nasional ini. Inovasi yang telah dilakukan puskesmas II Denbar meliputi program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) dan memiliki paguyuban diabetes.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini menambahkan setiap tahunnya Puskesmas Denpasar telah mampu meningkatkan pelayanan dengan evaluasi rutin dilaksanakan Dinas Kesehatan Kota Denpasar yang tahun ini kembali meraih predikat Puskesmas Berprestasi Tingkat Nasional yang diraih Puskesmas II Denpasar Barat.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Siap Dukung "Lomba Mancing Air Deras" Desa Padangsambian Klod

“Tahun ini kembali Puskesmas Kota denpasar mendapatkan predikat Puskesmas Berprestasi di Tingkat Nasional yang diraih Puskesmas II Denpasar Barat,” ujarnya.

Bahkan prestasi yang diraih ini  menurut dr. Sri Armini merupakan predikat juara I nasional katagori Puskesmas Perkotaan. Dalam penilaian yang dilakukan beberapa indikator meliputi manajemen puskesmas (perencanaan, pelaksanaan dan pengorganisasian, serta pemantauan, pengawasan dan pertanggungjawaban), pengelolaan keuangan, SDM, obat, alat kesehatan, lingkungan, sarana prasarana pendukung, pelayanan yang bermutu, keterlibatan serta lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi-inovasi pelayanan untuk mencapai target program yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Survei Konsumen Bali Februari 2024: Optimisme Konsumen di Bali Meningkat

Terkait prestasi yang diraih Puskesmas II Denbar tersebut dr. Sri Armini mengharapkan kepada puskesmas lain di Kota Denpasar untuk termotivasi melakukan manajemen pelayanan sesuai dengan yang dilaksanakan Puskesmas II Denbar untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Disamping meraih predikat Puskesmas Berprestasi, Puskesmas II Denpasar Barat juga lulus akreditasi Paripurna Tingkat Tertinggi menjadi perolehan satu-satunya di Bali. “Satu-satunya di Bali Puskesmas II Denpasar Barat meraih lulusan akreditasi Pari Purna Tingkat Tertinggi,” ujar Sri Armini. Secara bertahap setiap tahunnya melakukan pengajuan akreditasi dan diharapkan hingga tahun 2018 seluruh Puskesmas di Kota Denpasar dapat memperoleh lulusan akreditasi terbaik.

Baca Juga :  Akhiri Masa Jabatan, Konjen Jepang Berpamitan pada Wali Kota Jaya Negara

“Secara bertahap kita telah lakukan untuk penilaian akreditasi, dari 11 puskesmas yang ada setiap tahunnya diusulkan secara bertahap ke pemerintah pusat,” ujarnya. (gst/humasdps/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News