BALIPORTALNEWS.COMTerpilihnya Indonesia khususnya Bali sebagai tuan rumah perhelatan internasional yaitu Sidang Umum Interpol ke-85 merupakan suatu kehormatan sekaligus menyisakan  tanggung jawab yang besar untuk mensukseskan pelaksanaannya.

Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika  dalam wawancaranya dengan awak media seusai menghadiri Apel Gelar Pasukan Opspam Puri Agung  VII-2016 dalam rangka Pengamanan Sidang Umum Interpol ke-85 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon Denpasar, Rabu (2/11/2016).

Pastika menambahkan terpilihnya Bali sebagai tuan rumah sekaligus juga  merupakan ajang promosi tersendiri bagi pariwisata di pulau dewata. Untuk itu ia mengingatkan pentingnya sikap ramah tamah, profesionalisme dari warga Bali selain juga bersama sama menjaga kondusifitas serta keamanan Bali.

“Even ini adalah even besar dan langka, suatu kehormatan Bali terpilih sebagai tuan rumah, untuk itu mari kita sukseskan pelaksanaan even ini , kita tunjukkan kedunia internasional kita adalah tuan rumah yang baik, “imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Bali Sugeng Priyanto dimana perhelatan akbar ini bukan hanya perhelatan POLRI melainkan perhelatan bangsa Indonesia, untuk itu kita harus tunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, profesionalisme serta keramah tamahan kita sehingga pelaksanaan sidang yang merupakan sidang kedua terbesar didunia ini berjalan dengan sukses dan lancar.

Sugeng menambahkan  dipilihnya Bali sebagai tuan rumah sidang tidak hanya akan memberi imbas positif bagi pariwsata Bali tetapi juga akan menunjukkan bahwa Bali adalah daerah yang aman dan mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi perhelatan International.

Baca Juga :  Mengaku Interpol, Bule Rusia Berhasil Peras Korbannya Ratusan Juta Rupiah

“Semua persiapan sudah kami lakukan  dengan matang, untuk pengamanan selama  sidang, Polda akan menurunkan sekitar 3800 personel dari TNI, Polisi hingga pecalang  namun saya  tetap meminta dukungan  masyarakat semua untuk menjaga kondusifitas dan keamanan Bali, mari kita sukseskan pelaksanaan sidang ini  bersama sama, “ tuturnya.

Sidang umum Interpol ke -85 yang akan diselenggarakan pada tanggal 7- 10 November 2016 di BNDCC Nusa Dua ini akan dihadiri lebih dari 2000 peserta dari 190 negara anggota Interpol.

Baca Juga :  Mengaku Interpol, Bule Rusia Berhasil Peras Korbannya Ratusan Juta Rupiah

Dalam sidang yang rencananya dibuka Wakil Presiden Jusuf Kallla dan dihadiri para petinggi kepolisian tingkat dunia ini akan membahas beberapa masalah penting diantaranya  kejahatan Internasional seperti terorisme, narkotika, cyber crime, perdagangan manusia serta permasalahan lainnya  dan melahirkan berbagai keputusan penting lintas negara. (hms prov bali/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini