BALIPORTALNEWS.COM – Peslalom muda berprestasi Tanah Air, Demas Agil, tampil percaya diri dan berhasil menempati peringkat ketiga kejuaraan umum individual dalam ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016 yang berlangsung di pelataran parkir taman hiburan Lihpao Land, Taichung City, Taiwan pada Sabtu (24/9/2016) dan Minggu (25/9/2016).

Untuk dapat menduduki posisi ketiga, Demas harus bersaing dengan lawan-lawan tangguh seperti Juan Carlos Anton asal Filipina, Tetsua Yamano asal Jepang, dan Milo Rivera yang juga berasal dari Filipina. Pertandingan berlangsung sangat sengit sekaligus menegangkan. Hal ini terjadi karena seluruh peslalom sama-sama menggunakan mobil Skoda hatchback 1.6 yang disediakan oleh Chinese Taipei Motor Sports Association selaku pihak penyelenggara. Tentu saja alasan tersebut yang membuat perlombaan menjadi semakin kompetitif. Pada akhirnya, Juan Carlos lah yang keluar sebagai pemenang, diikuti oleh Tetsua di posisi kedua, Demas di urutan ketiga, dan Milo di posisi keempat. 

Baca Juga :  UGM Loloskan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Terbanyak

Sementara peslalom Tanah Air lainnya yang juga tampil di ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016, James Sanger, melewati babak kualifikasi pertama  kejuaraan umum individual dengan baik. Ia mampu menduduki peringkat kedua mengalahkan Demas yang sempat bertengger di posisi ke-14. Namun karena melakukan kesalahan yang cukup berarti di babak kualifikasi kedua, James terpaksa mendapatkan hukuman yang menyebabkan dirinya tak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya. Sebaliknya, Demas berhasil memperbaiki kesalahan hingga akhirnya bisa finish di posisi ketiga. 

Di kelas kejuaraan tim yang dilakukan menggunakan sistem gugur, Indonesia gagal meraih hasil yang baik. Kejuaraan tim sendiri pada akhirnya dimenangkan oleh Filipina, mengikuti tuan rumah Taiwan di posisi kedua, Korea Selatan di tempat ketiga, serta Malaysia di urutan keempat. 

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Tiara Mengejar Mimpi Kuliah di UGM di Tengah Keterbatasan

Atas raihan ini, Delegasi sekaligus Kabid Olahraga Mobil Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Poedio Oetojo mengatakan, “Semoga hasil yang didapat oleh kedua peslalom dapat menjadi bahan evaluasi mereka untuk menjadi lebih baik lagi, khususnya di kancah slalom dan Gymkhana. Karena peraturan-peraturan ajang slalom di berbagai negara cukup berbeda, maka untuk dapat tampil maksimal di ajang-ajang slalom internasional seperti ini, dibutuhkan berbagai penyesuaian.” 

Sementara itu, dalam rapat Asia Auto Gymkhana Working Group, pengamat perlombaan sekaligus promotor olahraga otomotif Tanah Air yang ikut mendampingi Demas dan James tampil di Thaiwan, Tjahyadi Gunawan, membeberkan rencananya untuk menyelenggarakan satu putaran Asia Auto Gymkhana Series 2017 di Indonesia. (r/bpn)

 

Baca Juga :  PLN Siap Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Dukung Pemerintah Pulihkan Ekonomi