
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Lantaran tidak dapat mengendalikan sepeda motor yang dikemudikannya. Wayan Santika (36) warga asal Banjar Dinas Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan kemudian menabrak sebuah pelinggih pada Selasa (28/6/2022) sekitar pukul 15.00 WITA.
Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan Wayan harus kehilangan nyawa itu terjadi di Jalan Singaraja-Lovina (Jalan Kabupaten) tepatnya di Kilometer 10.000 Banjar Dinas/Desa Kalibukbuk, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Peristiwa kecelakaan lalulintas itu terjadi berawal saat korban datang dari arah Utara menuju selatan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DK 6969 UL. Namun sial dialami korban ketika sedang mendekati tempat kejadian tiba-tiba sepeda motor yang dikemudikannya tidak dapat dikendalikan dan seketika oleng menabrak sebuah Pelinggih yang berada di sebelah timur jalan.
“Korban awalnya sedang melaju menuju ke arah selatan tiba-tiba sepeda motornya oleng lalu menghantam pelinggih atau lebuh yang ada di sebelah timur jalan,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Selasa (28/6/2022).
Akibat kecelakaan tunggal itu, korban pun sempat dilarikan oleh warga sekitar menuju ke Rumah Sakit Paramasidhi dikarenakan mengalami luka lecet pada dahi dan dada yang diduga disebabkan badan korban menghantam pelinggih lebuh. Namun selang beberapa jam usai menjalani perawatan tim medis menyatakan jika nyawa korban sudah tidak bisa tertolong lagi.
“Benar korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun setelah dilakukan pemeriksaan korban telah dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis,” imbuh AKP Sumarjaya.(dar/bpn)












