PHDI
I Nyoman Kenak, Ketua PHDI Bali. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Keberlanjutan kasus penutupan akses masuk (Pemedal) Pura Dalem Bingin Ambe, Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali terus berupaya mencari jalan keluar agar kedepan permasalahan tersebut cepat dapat terselesaikan, dan Pura Dalem Bingin Ambe bisa kembali mendapatkan akses pemedalnya.

Ditemui disela-sela kegiatannya, bertempat di Kantor PHDI Provinsi Bali, Denpasar, pada Senin (13/6/2022) kemarin, Ketua PHDI Bali, I Nyoman Kenak mengatakan, pihaknya berharap ada angin segar terkait akan digelarnya pertemuan yang mengundang semua pihak terlibat dalam kasus tersebut, sehingga jalan terbaik bisa diambil dan akses pemedal Pura Dalem Bingin Ambe bisa kembali seperti sedia kala.

Baca Juga :  Creative City Talk Hadirkan Amsal Sitepu, Bahas Perlindungan Pelaku Ekonomi Kreatif Daerah

“Terakhir informasi pihak dari PHDI Denpasar yang terus melakukan komunikasi dengan pihak kita (PHDI Bali, red), mudah-mudahan ada angin segar di pertemuan berikutnya setelah hari raya Kuningan nanti. Ini harus segera kita selesaikan! Intinya umat di Pura (Dalem Bingin Ambe, red) ini ga boleh terganggu persembahyangannya hanya karena kasus ini,” paparnya.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Ketua PHDI Denpasar, I Made Arka dihari dan tanggal yang sama menyampaikan secara singkat, bahwa akan ada pertemuan lanjutan dengan mendatangkan semua pihak terkait penutupan akses pemedal Pura Dalem Bingin Ambe, yang diharapkan akan ada penjelasan dalam penyelesaian permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Usulkan Tiga Ranperda dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar

“Swastyastu, nggih kita sudah rencanakan. Setelah hari raya (Kuningan,red) ini kita akan undang untuk minta tanggapan dari pihak yang menutup akses jalan. Suksma,” jelasnya melalui pesan WA kepada awak media. (aar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News