
BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Dalam rangka menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat Pemerintah Kabupaten Bangli memberlakukan Isolasi Terpusat (Isoter) berbasis Desa.
Untuk meyakinkan Isoter berbasis desa dapat berjalan sesuai aturan, Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P., mengunjungi langsung pelaksanaan Isoter berbasis desa di dua titik di wilayah Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Minggu (15/8/2021).
Dalam kunjungannya, Dandim Bangli didampingi Forkompincam dan diterima oleh Perbekel, para Kadus, Babinsa dan Babinkamtibmas, Bidan desa serta Satgas Desa dimasing-masing desa
Dandim Bangli mengatakan, terkait Isolasi Terpusat (Isoter) di Kabupaten Bangli mempunyai dua konsep yang pertama Isoter tingkat Kabupaten yang ada di Gedung Diklat Provinsi Bali di Bangli dan kedua Isolasi berbasis desa.
“Seperti yang kita kunjungi kali ini yaitu di Banjar Malet Gusti Desa Penglumbaran yang dimana dari dua belas orang yang di-tracing, sembilan orang dinyatakan Positif Covid-19 untuk itu mereka melaksanakan isolasi terpusat desa dirumahnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, isolasi berbasis desa tersebut dijaga dan diawasi oleh Satgas Covid-19 yang ada di Desa serta secara rutin dicek kesehatannya dari tenaga kesehatan Puskesmas setempat, selain itu juga bagi warga yang melaksanakan isolasi berbasis desa mendapatkan jaminan makan dari pemerintah desa dengan menggunakan anggaran APBDes dan mendapatkan sembako dari dinas Sosial Kabupaten Bangli.












