BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Memasuki usia ke-50 tahun, Perumda Tirta Tohlangkir (PDAM) Kabupaten Karangasem diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan memastikan pemerataan akses air bersih bagi seluruh masyarakat, tidak hanya berfokus pada perluasan jaringan di wilayah tertentu.
Harapan tersebut disampaikan Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Perumda Tirta Tohlangkir, Senin (29/6/2026).
Menurut Suastika, penyediaan air bersih menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Karangasem. Karena itu, setiap program pengembangan jaringan harus mampu menjangkau masyarakat secara merata sehingga seluruh warga dapat menikmati layanan air bersih yang layak.
“Harapan kami, air bersih bisa dinikmati seluruh masyarakat. Anggaran sudah disiapkan untuk mendukung program tersebut, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar mengedepankan pemerataan pelayanan,” kata Suastika.
Selain mendorong pemerataan layanan, DPRD juga mengingatkan agar setiap investasi maupun pembangunan infrastruktur yang dilakukan Perumda Tirta Tohlangkir dilaksanakan berdasarkan kajian yang matang dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Menurutnya, perencanaan yang baik akan memastikan setiap investasi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekaligus meminimalkan potensi persoalan di kemudian hari.
“Investasi harus melalui kajian yang baik dan sesuai aturan, sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat dan tidak menimbulkan masalah di masa mendatang,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem, I Komang Haryadi Parwata, mengatakan pihaknya terus berkomitmen menuntaskan persoalan layanan air bersih secara bertahap sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Karangasem.
Pada tahun 2026, fokus utama diarahkan untuk penyelesaian layanan air bersih di Kecamatan Kubu. Sebagai bagian dari program tersebut, Perumda telah membangun empat reservoir di wilayah Bungaya, Dukuh, Juntal, dan Cegi.
Tahapan selanjutnya adalah pemasangan jaringan pipa transmisi agar distribusi air bersih dapat segera menjangkau masyarakat. Setelah penyelesaian program di Kecamatan Kubu, pada 2027 Perumda akan melanjutkan pemetaan sekaligus pengembangan layanan ke wilayah-wilayah lain yang hingga kini belum menikmati akses air bersih.
“Dari sisi kinerja, kami rutin diperiksa BPK dan saat ini kondisi Perumda dalam keadaan sehat. Evaluasi internal juga menunjukkan seluruh jajaran telah bekerja dengan baik dan sejalan dengan program Bupati Karangasem,” jelas Haryadi.
Momentum setengah abad Perumda Tirta Tohlangkir diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperluas cakupan layanan, serta menghadirkan pelayanan air bersih yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Karangasem.(st/bpn)













