
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Wakil Ketua DPRD Karangasem sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Kadek Wesya Kusmiadewi, mengajak kaum perempuan untuk tidak ragu mengambil peran lebih besar dalam dunia politik. Menurutnya, momentum perubahan regulasi dan semakin terbukanya ruang partisipasi politik harus dimanfaatkan perempuan untuk ikut menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional.
Kusmiadewi menegaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan sangat penting guna mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.
“Sudah saatnya perempuan berani tampil dan terjun ke dunia politik. Perempuan memiliki kemampuan, pengalaman, dan perspektif yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan serta penyusunan kebijakan publik,” ujar Kusmiadewi, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, perempuan saat ini memiliki peluang yang semakin terbuka untuk berkiprah di berbagai bidang, termasuk politik. Berbagai keberhasilan perempuan di sektor pemerintahan, pendidikan, ekonomi, hingga organisasi kemasyarakatan menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kapasitas kepemimpinan yang tidak kalah dengan laki-laki.
Ia menilai kehadiran perempuan di lembaga legislatif maupun posisi strategis lainnya akan memberikan warna dan sudut pandang yang lebih beragam dalam proses pengambilan keputusan. Hal tersebut sangat penting terutama dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan, anak, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga.
“Politik bukan hanya milik laki-laki. Perempuan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi serta menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa,” tegasnya.
Politisi Gerindra tersebut juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, keberanian untuk terjun ke dunia politik harus diiringi dengan peningkatan kapasitas diri, wawasan, dan kualitas kepemimpinan agar mampu menjalankan amanah masyarakat dengan baik.
Ia mendorong partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam mengembangkan potensi kepemimpinan. Dengan dukungan yang memadai, perempuan diyakini akan semakin siap bersaing dan mengambil peran penting dalam berbagai level pengambilan keputusan.
“Ketika perempuan diberikan kesempatan yang sama dan didukung untuk berkembang, maka akan lahir lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat,” katanya.
Kusmiadewi juga berharap semakin banyak generasi muda perempuan yang mulai tertarik memahami dunia politik sejak dini. Menurutnya, politik merupakan sarana untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat sekaligus menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
“Jangan takut terjun ke politik. Perempuan harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Semakin banyak perempuan yang berpartisipasi, maka demokrasi akan semakin kuat dan pembangunan akan semakin berkeadilan,” pungkasnya.(st/bpn)












