Ribuan Pelari Siap Serbu Jatiluwih, Bali Tourism Run 2026 Jadi Magnet Wisata Baru
Ribuan Pelari Siap Serbu Jatiluwih, Bali Tourism Run 2026 Jadi Magnet Wisata Baru. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Antusiasme peserta terhadap ajang Bali Tourism Run 2026 terus meningkat. Tidak hanya diikuti pelari lokal dan wisatawan domestik, sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) juga mulai mendaftarkan diri untuk mengikuti event lari santai yang menjadi bagian dari peringatan 100 Tahun Pariwisata Bali di kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Bali Tourism Run 2026, I Wayan Suberata, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah tercatat puluhan wisman dari berbagai negara yang mendaftar untuk mengikuti ajang lari sejauh 5 kilometer tersebut.

“Ada puluhan wisman yang sudah mendaftar, berasal dari Rusia, Malaysia, Jepang, dan China. Kami belum mengetahui secara pasti mereka mendapatkan informasi dari mana, tetapi Asita memang gencar mempromosikan Bali Tourism Run melalui jaringan yang kami miliki,” ujar Suberata di Denpasar, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga :  Bali Tourism Run 2026 Ajak 2.000 Pelari Rayakan Road to 100 Years Bali Tourism di Jatiluwih

Menurutnya, jumlah peserta yang telah terdaftar saat ini mencapai lebih dari 1.500 orang. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, bertepatan dengan rangkaian Jatiluwih Festival.

Tingginya minat peserta bahkan berdampak langsung terhadap tingkat hunian akomodasi di kawasan Jatiluwih. Seluruh penginapan milik warga dilaporkan telah terisi penuh oleh peserta yang datang dari berbagai daerah.

Kondisi tersebut membuat panitia menyiapkan fasilitas transportasi tambahan untuk membantu wisatawan domestik yang tidak mendapatkan tempat menginap di sekitar lokasi acara.

“Kami benar-benar kaget karena pendaftar membludak, terutama hari ini. Efeknya sangat terasa bagi hotel, akomodasi, tempat makan, hingga UMKM di Kabupaten Tabanan. Padahal masa pendaftarannya relatif singkat, hanya sekitar 20 hari,” kata Suberata.

Antusiasme peserta juga terlihat saat proses pengambilan race pack yang mulai dibuka panitia di Living World Denpasar. Meski hari pertama penukaran paket lari diperkirakan akan berlangsung sepi, kenyataannya peserta sudah mulai berdatangan sejak pagi hari.

“Jam 10 pagi sudah banyak yang datang, padahal pengambilan paket baru kami buka pukul 13.00 WITA. Sampai malam hari peserta terus berdatangan dengan semangat untuk mengambil race pack mereka,” ujarnya.

Sementara itu, peserta dari luar Bali dan wisatawan mancanegara diperkirakan baru akan tiba dalam satu hingga dua hari menjelang pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  Bali Tourism Run 2026 Ajak 2.000 Pelari Rayakan Road to 100 Years Bali Tourism di Jatiluwih

Suberata menilai daya tarik utama Bali Tourism Run terletak pada pengalaman berlari di kawasan Subak Jatiluwih, yang merupakan warisan budaya dunia UNESCO. Hamparan sawah terasering, udara sejuk, serta suasana pedesaan Bali menjadi magnet tersendiri bagi para peserta.

“Banyak peserta mengatakan ingin merasakan sensasi berlari di tengah terasering sawah Jatiluwih dengan udara yang segar dan pemandangan yang indah. Selain itu kami juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk satu unit sepeda motor, serta berbagai aktivitas festival dalam rangka peringatan 100 tahun pariwisata Bali,” jelasnya.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News