Truk Tabrak Truk, Arus Lalin Denpasar-Gilimanuk Macet
Truk Tabrak Truk, Arus Lalin Denpasar-Gilimanuk Macet. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Arus lalu lintas di Jalan jalur Denpasar-Gilimanuk sempat macet, ketika truk nopol S 9974 UP yang sedang melaju tersendat di jalan turunan ditabrak truk nopol P 8601 UX dari belakang. Kedua kendaraan terhenti di badan jalan wilayah Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan.

Menurut warga setempat, Minggu (10/5/2026), lokasi tersebut memang rawan terjadi lakalantas. Kejadian beberapa hari lalu di dekat jalan tanjakan Luky Motor itu, terjadi sekitar pukul 04.00 WITA.

Kapolsek Kerambitan, Kompol I Kadek Ardika mengungkapkan bahwa salah satu pengemudi truk melaporkan kejadian tersebut melalui call center 110 Polres Tabanan, yang kemudian diteruskan ke petugas piket fungsi Polsek Kerambitan, dan segera ditindaklanjuti penanganan langsung ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kecelakaan di Simpang Tiga Ujung Karangasem, Pengendara RX King dan Mio Dilarikan ke RS

Pengemudi truk nopol S 9974 UP, Eko Kristyanto, mengatakan jika sebelum kejadian itu truk yang mengangkut barang berupa bata ringan, melaju ke arah jurusan Denpasar. Setiba di TKP, kendaraan tersebut mengalami masalah, yakni minyak rem kopling tidak jalan, sehingga melaju dengan gerakan tersendat, persisnya di dekat turunan dan tanjakan Luky Motor.

Beberapa saat kemudian datang kendaraan truk nopol P 8601 UX yang dikemudikan Een Candra Purnama, dari arah yang sama. Dalam kondisi suasana gelap dan jalanan basah setelah turun hujan, truk tersebut menabrak bagian belakang truk yang sedang mengalami masalah rem kopling itu.

“Personel Polsek Kerambitan turun langsung ke lokasi kejadian untuk mengatur lalin, dan kemudian berupaya mengarahkan kedua kendaraan tersebut agar arus lalin bisa bergerak dua arah. Kedua pengemudi truk tersebut dalam keadaan selamat,” ujar Kompol Ardika.

Baca Juga :  Kecelakaan di Simpang Tiga Ujung Karangasem, Pengendara RX King dan Mio Dilarikan ke RS

Sebelum proses evakuasi kedua truk tersebut, pengaturan arus lalin di jalur Denpasar-Gilimanuk itu diberlakukan dengan sistem buka-tutup, sehingga terjadi kemacetan. Upaya untuk mencari jasa derek terdekat, namun belum bisa dihubungi, sehingga mencari jasa derek lainnya.

“Kemacetan arus lalin kendaraan sempat sampai di depan Makopolsek Kerambitan, namun tidak macet total, karena sudah diatur untuk buka-tutup arus lalin,” jelas Kompol Ardika. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News