Evakuasi Dramatis di Gunung Batukaru, Tim Gabungan Temukan Pendaki Lansia yang Hilang
Evakuasi Dramatis di Gunung Batukaru, Tim Gabungan Temukan Pendaki Lansia yang Hilang. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Setelah dilakukan pencarian intensif, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah pendaki lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Minggu (10/5/2026). Proses evakuasi berlangsung mulai pukul 07.30 WITA, di wilayah Pura Jatiluwih, Banjar Sarinbuana, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel.

Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polsek Selemadeg, Basarnas Bali, SAR Polda Bali, Samapta dan Polairud Polres Tabanan, BPBD Tabanan, serta relawan setempat.

Korban diketahui bernama I Made Dibia (84), warga Banjar Dinas Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Sebelum proses evakuasi dimulai, seluruh personel gabungan melaksanakan doa bersama dan menerima arahan dari Ketua Tim Basarnas Bali, Kadek Ola.

Sekitar pukul 07.45 WITA, tim bergerak menuju lokasi jenazah yang berada di medan curam dan sulit dijangkau di kawasan Gunung Batukaru.

Seizin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, melalui Kabag Ops. Polres Tabanan, Kompol I Made Tama, mengatakan bahwa pada pukul 10.30 WITA, tim gabungan berhasil tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi dengan teknik vertical rescue. Dua orang rescuer turun menggunakan tali untuk membungkus jenazah dengan kantong mayat sebelum ditarik ke atas secara hati-hati.

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang, namun berjalan aman dan lancar hingga selesai sekitar pukul 12.30 WITA. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans SAR menuju Setra Desa Jegu, Kecamatan Penebel, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Subadi memimpin apel konsolidasi setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Seluruh personel gabungan dinyatakan lengkap dan dalam keadaan aman.

“Selama kegiatan berlangsung situasi tetap kondusif, sementara pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menganggap kejadian yang menimpa lansia tersebut sebagai musibah,” ujarnya.

Subadi pun menambahkan bahwa sinergitas dan kekompakan tim gabungan dalam proses evakuasi jadi wujud nyata kepedulian kemanusiaan dalam penanganan bencana dan situasi darurat di wilayah Kabupaten Tabanan. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News