Jalan Putus di Ujung, Warga Bangun Jembatan Darurat agar Tidak Terisolir
Jalan Putus di Ujung, Warga Bangun Jembatan Darurat agar Tidak Terisolir. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Akses jalan penghubung di Banjar Ujung Tengah, Kelurahan Karangasem, sempat terputus akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (15/3/2026).

Akibat kejadian itu, sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang tinggal di sepanjang jalur tersebut terancam terisolir lantaran tidak adanya akses alternatif yang bisa dilalui kendaraan.

Merespons kondisi tersebut, warga setempat berinisiatif melakukan gotong royong dengan membangun jembatan darurat dari batang kayu dan bambu agar sepeda motor tetap dapat melintas. Jembatan darurat tersebut mulai difungsikan pada Senin (16/3/2026).

“Kami bangun jembatan darurat supaya sepeda motor bisa melintas. Kalau mobil belum bisa lewat,” ujar salah satu warga, Wayan Kuten.

Kerusakan terjadi setelah hujan deras menggerus bagian bawah badan jalan hingga menyebabkan jalan ambles dan senderan jebol. Kondisi ini membuat jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Selain jalan putus, di wilayah yang sama juga terjadi kerusakan pada senderan sungai yang amblas, meski proyek senderan tersebut diketahui baru dikerjakan pada tahun 2025.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan hujan deras yang terjadi pada Minggu (15/3/2026) memicu sejumlah kejadian bencana di beberapa wilayah di Karangasem.

“Dampak hujan deras didominasi oleh akses jalan jebol yang terjadi di Kecamatan Manggis, Sidemen, dan Karangasem,” jelasnya.

Pihak BPBD telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan penanganan.

Meski sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, dipastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News