BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, ketersediaan serta harga kebutuhan pokok di Kabupaten Karangasem terpantau masih relatif stabil. Hingga saat ini belum ditemukan adanya kelangkaan maupun lonjakan harga signifikan pada sejumlah komoditas utama di pasaran.
Beberapa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, daging, hingga bahan pangan lainnya masih tersedia dengan harga yang relatif terkendali di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem, I Made Loka Santika, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan harga secara berkala untuk memastikan ketersediaan barang tetap aman menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.
“Sejauh ini stok masih aman dan harga juga relatif stabil berdasarkan pantauan petugas kami di beberapa pasar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Meski demikian, Disperindag Karangasem tetap mencermati perkembangan harga sejumlah komoditas bumbu dapur, khususnya cabai. Kenaikan harga cabai terjadi sejak awal Februari 2026 yang dipicu gagal panen di sejumlah daerah akibat faktor cuaca.
Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras dan minyak goreng masih berada dalam kondisi stabil. Hal serupa juga terjadi pada harga daging sapi dan daging babi yang belum mengalami perubahan signifikan.
Namun demikian, harga daging ayam dan telur masih cenderung fluktuatif. Kondisi tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan, salah satunya dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga menjelang hari raya, Pemerintah Kabupaten Karangasem berencana menggelar pasar murah di delapan kecamatan se-Kabupaten Karangasem.
Program ini menyasar desa-desa yang lokasinya jauh dari pasar tradisional, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.(st/bpn)













